Sinergi demi Pendidikan Kristiani

SELISIP.com – Komersialisasi pendidikan menjadi tantangan masa kini bagi gereja maupun lembaga pendidikan kristiani. Di satu sisi ada kebutuhan peningkatan sarana dan sumber daya, demi menjaga mutu pendidikan. Di sisi lain, perlu pula mengusahakan agar pendidikan bisa dijangkau oleh semua kalangan. Tidak hanya untuk kaum berpunya.

Lembaga-lembaga pendidikan dalam lingkup GKI Sinode Wilayah Jawa Barat, turut mengalami tantangan serupa. Hardyanto Budisetyo, Sekretaris Umum BPK Penabur, mengaku kondisi tersebut sebagai salah satu tantangan utama bagi BPK Penabur. Dijumpai pada Persidangan Majelis Sinode Wilayah (PMSW) GKI SW Jawa Barat (22/9), Hardyanto menyatakan bahwa dilema terkini antara menjaga kualitas dan menyediakan layanan, semakin terasa.

“Dalam struktur pendidikan negeri kita sekarang, pemerintah memang banyak memberi subsidi pada sekolah negeri. BPK Penabur, sebagai sekolah swasta, agak kesulitan mengejar kualitas, sembari tetap harus mengedepankan semangat pendidikan Kristiani. Bukan malah jadi berkompetisi di bisnis pendidikan saja,” lanjut Hardyanto.

Ketua BPMSW Jawa Barat, Pdt. Seph Davidy Jonazh, menganggap penting sinergi antara gereja dengan lembaga pendidikan Kristiani. Itulah yang menjadi penekanan khusus dalam PMSW GKI SW Jawa Barat tahun ini.

“GKI perlu mengupayakan, agar pendidikan bisa juga diakses oleh mereka yang tidak mampu. Maka GKI SW Jawa Barat perlu mengedepankan sinergi antara jemaat dan Lembaga Pendidikan di lingkup Sinode Wilayah, seperti dengan Sekolah BPK Penabur, UKRIDA dan Univ. Kristen Maranatha,” papar Pdt. Davidy.

“Kita berharap pula lewat sinergi ini, nilai-nilai pendidikan Kristiani bisa tetap mewarnai dan memberi kontribusi bagi masyarakat,” lanjutnya. **arms

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA