Saat Periksa Kanker Berbingkis Pashmina

Hari itu kaum perempuan banyak berkunjung ke kantor kelurahan Sukarasa, Bandung. Mereka antusias, memeriksakan diri. Sebagian yang sudah selesai juga melihat dan memamerkan pashmina, kain yang bisa dipakai sebagai kerudung dan selendang, yang belakangan ngetrend di kalangan ibu-ibu Bandung. Atribut pakaian ala Kashmir itu memang dijadikan kenang-kenangan pemeriksaan kesehatan yang khusus kali ini.

Kegiatan pemeriksaan seperti ini sebenarnya juga telah dilaksanakan oleh kelurahan-kelurahan lain namun selama ini minat warga sangat kurang. Jadi saya usulkan untuk memberikan kenang-kenangan berupa kain pashmina bagi setiap peserta, Puji Tuhan dapat memancing antusiasme warga,” ujar Pnt. Kurdijanto Harsono dari GKI Anugerah Bajem Sutami, yang pada Sabtu (7/10) itu mewakili Yayasan Anugerah untuk bekerjasama dengan kelurahan dan UPT Puskesmas Sukarasa dalam kegiatan kegiatan bakti sosial Pemeriksaan Dini Kanker Serviks dan Kanker Payudara.

Penting diketahui setiap tahunnya paling tidak ada 15.000 kasus kanker serviks di Indonesia, hal itu membuat penyakit ini menjadi pembunuh perempuan nomor satu di negeri ini. WHO bahkan menempatkan Indonesia sebagai negara dengan  jumlah penderita kanker serviks terbanyak di dunia. Sementara itu, Profil Kesehatan Indonesia pernah mencatat terdapat lebih dari 8000 kanker payudara. Diperkirakan jumlahnya masih terus meningkat.

Sayangnya kesadaran masyarakat untuk deteksi dini, mengenali serta mencegah kanker serviks dan kanker payudara masih belum begitu seimbang dengan jumlah kasusnya. Sejumlah lembaga masyarakat dan layanan kesehatan telah beberapa kali mengupayakan sosialisasi pengenalan dan pencegahan tersebut ke banyak lapisan masyarakat. Kendalanya umumnya memang karena kurangnya informasi serta kesulitan akses untuk sarana pemeriksaan.

Yayasan Anugerah menjadi salah satu pihak yang ikut mendukung dalam menyediakan sebagian perlatan kesehatan serta sarana lainnya untuk kelurahan yang dekat wilayah pelayanan mereka.

Salah satu indikator kesejahteraan masyarakat adalah kesehatan, makanya ketika pihak Kelurahan mengundang Yayasan Anugerah untuk terlibat, kami segera iyakan,” tutur Pnt. Kurdijanto mengomentari alasan keterlibatan Yayasan Anugerah dalam kegiatan ini.

Acara yang diselenggarakan dengan tujuan untuk mewujudkan gerakan masyarakat sehat ini diikuti oleh kurang lebih 200 perempuan dari wilayah kelurahan Sukrasa. Para peserta mendapatkan pelayanan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) dan CBA (Clinical Breast Examination) untuk mendeteksi adanya kanker serviks atau kanker payudara.

Yayasan Anigerah dan GKI Anugerah Bajem Sutami hadir di tengah lingkungan Sukarasa sebagai rekan sekerja Allah untuk menghadirkan sejahtera, maka kami memiliki perhatian agar masyarakat sekitar agar bisa sehat dan sejahtera. Untuk mewujudkannya itu kami perlu bersinergi dengan instansi lain,” imbuh Pnt. Kurdijanto menjelaskan prinsip yang diemban dalam pelayanannya.

Kontributor: Yogi Fitra Firdaus

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA