Makna Keluarga di Natal Wave Youth Ministry

“Entah kau suka atau tidak suka, keluarga sangatlah mempengaruhi hidupmu”, inilah yang menjadi intisari dari perayaan natal Wave Youth Ministry GKI Anugerah  yang diadakan Senin (18/12).

Acara untuk kaum muda ini dikemas meriah, mulai dari para pemusik dengan full band, tampilan multimedia yang luar biasa, para singer dan Worship Leader yang sangat energik memandu para jemaat menaikan puji-pujian. Kurang lebih 500 kaum muda memenuhi Gedung Lantai 3 GKI Anugerah sembari bersorak sorai dalam nyanyian bersama.

Tak hanya itu, perayaan ini juga sangat berwarna. Ada berbagai macam penampilan. Selain lagu pujian ada pula dance, dan yang sangat menarik adalah kolaborasi karya film dengan penampilan drama live yang berkesinambungan disetiap adegannya.

Belong A Homecoming Christmas” menjadi tema dalam perayaan natal Wave Youth Ministry kali ini. Kebaktian dipimpin oleh Pdt. Jimmy Lucas.

“Ternyata belakangan ini tema yang kerap kali muncul didalam perayaan natal adalah keluarga”, Pdt. Jimmy Lucas membuka khotbahnya. Ia mengungkapkan bahwa natal berbicara tentang I have you and you have me, dan mengajak mengingat kembali kembali sebuah film Coco besutan sutradara Lee Unkrich. Bahwasannya dalam film ini memberitahu kita kembali bahwa keluarga adalah yang pertama dan akan selalu menjadi yang pertama dalam menjalani kehidupan.

“Setiap orang boleh memiliki kesuksesan akan tetapi, kalau dia tidak memiliki keluarga dia tidak akan memiliki apa-apa. Setiap orang boleh gagal dalam setiap hidupnya. Akan tetapi, kalau dia memiliki keluarga dia akan selalu punya tempat kembali untuk pulang,” pesan Pdt. Jimmy.

Pdt. Jimmy kemudian mengajak para jemaat untuk membuka Matius 1:18-25, melihat kisah Yusuf yang ingin menceraikan Maria secara diam-diam, karena mengetahui Maria yang hamil sebelum bersetubuh dengan Yusuf, namun akhirnya didatangi oleh Malaikat dalam mimpinya.

Menurutnya kisah ini mengajarkan kita bahwa keluarga adalah inti utama dari berita natal, keluarga dibutuhkan agar bayi Yesus Sang Juruselamat terlindungi.  Keluarga dibutuhkankan untuk memberi perlindungan, pendidikan, dan  untuk meneruskan sebuah sejarah dan tradisi keluarga.

Maka seandainya Yusuf  menceraikan Maria saat itu, dengan demikian Yesus lahir tanpa silsilah Daud didalam dirinya. Tetapi karena Yusuf mengambil Maria menjadi istrinya, secara langsung bayi Yesus yang lahir menerima silsilahnya. Dan jika dikemudian hari Yesus  ingin mengklaim kerajaan Israel, Yesus mempunyai hak akan itu. Dari sini kita bisa melihat bawha keluarga sangat dibutuhkan agar rencana Allah digenapi.

 “Keluarga akan mempengaruhi cara kita berfikir serta mengambil keputusan dalam menjalai hidup. Masalahnya memang keluarga kita tidak selalu sempurna. Tapi di dalam ketidaksempurnaan itu mereka memimpin kita, dan menjadikan diri kita lebih baik dari mereka. Orang tidak bisa mengabaikan keluarga, entah suka atau tidak suka keluarga sangatlah mempengaruhi hidupmu,”tutup Pdt. Jimmy Lucas. **id

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA