Mengenal Epifani

Apakah Natal sudah berakhir di Desember? Dalam kalender gerejawi, awal Januari sebenarnya masih merupakan bagian dari masa raya Natal. Akhir masa Natal baru terjadi pada saat perayaan Epifani, yang jatuh pada tanggal 6 Januari. Atau dalam tradisi yang lebih modern, pada hari minggu pertama setelah tanggal 1 Januari.

Epifani, merupakan istilah Yunani yang berarti penampakan, penejawantahan atau perwujudnyataan. Dalam tradisi Gereja Barat, penekanannya pada momen para Raja Majus datang menyembah bayi Kristus. Jika Natal adalah momen kelahiran Yesus, maka Epifani adalah momen dimana kedirajaan Kristus yang lahir itu dinampakkan atau dinyatakan. Bukan hanya untuk orang-orang Yahudi, tapi untuk seluruh bangsa.

Momen yang juga dikenang, pada Epifani Gereja Barat adalah pembaptisan Yesus dan karya mujizat pertama Yesus mengubah air menjadi anggur di pesta pernikahan Kana. Kedua momen ini juga dianggap sebagai momen dimana kemuliaan Kristus dinyatakan pada dunia.

Penekanan pada pernyataan itu juga ada dalam tradisi Gereja Timur, namun penghayatannya lebih kepada momen pembaptisan Yesus. Dimana Sang Bapa, pada saat Yesus dibaptis, dengan jelas  menyerukan dan memberikan pertanda perkenan-Nya pada pelayanan Kristus. Di dalam tradisi gereja ini pula, Epifani lebih dikenal dengan istilah Theofani (penampakan atau penyataan Tuhan).

Meski Epifani bukan perayaan yang terbilang populer di tradisi kekristenan modern, sejumlah kebiasaan klasik masih dipertahankan. Salah satunya, pada masa Epifani biasanya jemaat membereskan dekorasi Natal di rumah dan di gereja. Demikian pula, dalam sejumlah masyarakat dengan tradisi Katolik yang kental, sejumah dramatisasi kunjungan para Majus kerap dipentaskan. Berbeda dengan kebanyakan gereja Protestan yang biasanya justru menggabungkan drama itu di Malam Natal.

Sementara dalam tradisi kekristenan di Timur-Tengah maupun Eropa, momen Theofani adalah momen dimana para imam memberkati rumah dan sumber-sumber air yang digunakan jemaatnya. Sebagai lambang Sang Kehidupan yang mewujud nyata dalam keseharian.

Saat penanggalan Paskah belum terlalu banyak diketahui oleh warga awam, biasanya di masa Epifanilah, pimpinan gereja setempat mengumumkan tanggal Paskah di tahun itu. Yang berarti pula, umat mulai menyiapkan diri untuk menjelang masa pra-Paskah.

Sebagai ujung dari perayaan Natal, Epifani adalah momen yang mengingatkan jemaat untuk menghayati lebih jauh inkarnasi Kristus, Sang Firman Allah yang Hidup. Ia bukanlah untuk sekedar ditempatkan di palungan hati atau altar gereja dengan nyaman, namun harus pula diwujudnyatakan dalam karya umat-Nya bagi dunia dalam keseharian hidup. Lantas, menghayati karya keselamatan yang dikerjakan-Nya lewat salib. **arms

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA