Sehat dan Menjadi Berkat: Berbagi Kebersamaan di Awal Tahun

Isu kesehatan ternyata jadi masalah yang cukup dianggap penting dalam keseharian pendeta maupun Tenaga Pelayan Gerejawi (TPG) di lingkup GKI. Itu tercermin dari ide yang mendasari rekan-rekan GKI Klasis Jakarta Timur untuk menggagas tema ini di Acara Kebersamaan Awal Tahun Calon Pendeta, Tenaga Pelayan Gerejawi, Pendeta, dan Pendeta Emeritus se-GKI Sinode Wilayah Jawa Barat.

Yang dilihat sering kali lupa buat menjaga kesehatan, lebih lagi kalau pendeta yang sering kali diajak atau diundang makan oleh jemaatnya. Atau sering kuliner sendiri tanpa diikuti olah raga yang teratur,” ujar David Kusuma terkait fenomena umum yang dinilai panitia penting untuk diperbaiki dalam kehidupan para pengerja gereja.

TPG di GKI Gading Indah ini pun kemudian menjelaskan bagaimana acara kebersamaan yang rutin diadakan di lingkup Sinode Wilayah Jawa Barat tiap tahun itu dipakai secara utuh untuh menyoroti permasalahan ini dalam suasana yang santai dan kehangatan kebersamaan.

Jadi dari awal ibadah, terus kemudian games Amazing Journey, sampai doorprizenya, seperti juicer, sepeda dan barang-barang untuk gaya hidup sehat lainnya, semua diupayakan menyentuh tema ini,” tambah David.

Acara kebersamaan yang dilaksanakan pada Rabu (3/1) di Adhiwangsa Ballroom, Aston Sentul Lake Resort and Conference Center ini dihadiri 109 keluarga TPG, calon pendeta, pendeta dan pendeta emeritus, dengan peserta total anak dan dewasa sebanya 317 orang.

Acara dimulai sejak pagi dengan ibadah yang dipimpin oleh Pnt. Ivonne Maranatha dari GKI Bekasi Timur. Pesan menjaga kesehatan jasmani dan rohani dengan mengambil frasa Amsal populer hati yang gembira adalah obat itu disampaikan dengan jelas dan interaktif.

Setelah ibadah, acara dilanjutkan dengan Amazing Journey sebuah games kebersamaan yang harus diikuti semua peserta, baik yang dewasa maupun anak-anak. Ini merupakan kegiatan yang dirancang dengan sejumlah permainan dan skenario, tujuan akhirnya memasak makanan sehat berupa rujak buah dan karedok. Kemudian ada sejumlah doorprize, yang amat menambah keseruan.

Tema kebersamaan kali ini memang ingin mengingatkan kembali supaya peserta dapat menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya, sehingga bisa terus menjadi berkat bagi umat yang dilayani,” komentar Pdt. Nugraheni Iswara Adi yang juga turut mempersiapkan acara.

Pdt. Esther S. Hermanus salah seorang pendeta yang hadir mengaku amat mengapresiasi acara kebersamaan ini. Selain temanya amat menyentuh hal yang keseharian, momen ini juga jadi momen kebersamaan yang amat memberi semangat di awal tahun.

Semoga selalu sehat dan menjadi berkat, Bapak Ibu sekalian! **arms

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA