Belajar Bersama di PPG Klasis Bandung

Kadang kita sengaja sepertinya menghindari topik-topik yang perlu dibahas terkait tata gereja dan ajaran. Selain karena tidak mau berulang-ulang dan dikhawatirkan bosan membahas topik yang sama, kita kan juga perlu memperkaya,” ujar Pdt. Magdalena Handoyo saat ditanya tentang Pembinaan Pejabat Gerejawi (PPG) GKI Klasis Bandung yang berlangsung pada Sabtu (10/3).

Pendeta di BPK Penabur Bandung dan konsulen GKI Pasirkoja itu menekankan pentingnya PPG sebagai salah satu sarana untuk berderap bersama sebagai satu organisasi gerejawi. “Kalau di gereja masing-masing mungkin lebih menyentuh permasalahan yang langsung dan teknis, nah, kalau di PPG sebenarnya kita bisa bahas isu yang lebih umum juga terkait tata-gereja kita,” tambah Pdt. Magdalena.

Maka PPG yang berlangsung di BPK Penabur, Jl. Banda Bandung itu pun merupakan kombinasi yang diupayakan untuk menjawab dua kebutuhan tadi. Baik untuk memperdalam tema-tema yang merupakan hal-hal yang penting diketahui sebagai pengerja di GKI, maupun tema-tema yang dianggap dapat memperkaya wawasan para pengerja.

PPG kali ini diikuti oleh 170 peserta dari 11 GKI di Klasis Bandung bersama GKI Pasteur, GKI Arcamanik dan GKI Cibereum. Peserta dibagi ke dalam empat kelas yang terdiri dari calon penatua, penatua tahun pertama, penatua tahun kedua, dan penatua tahun ketiga. Tiap kelas membahas dua tema khusus yang berbeda.

Kelas calon penatua membahas peran penatua dalam penyelenggaraan ibadat dan perlawatan anggota. Kelas penatua tahun pertama membahas tema melayani secara total dan seimbang serta kepemimpinan pelayan. Kelas penatua tahun kedua membahas soal penggembalaan khusus dan tanggung jawab. Sementara itu kelas penatua tahun ketiga dibekali dua sesi tentang manajemen konflik.

Tentu saja ada kemungkinan, penatua yang sudah 4-6 tahun melayani akan bertemu dengan tema pembinaan yang sama. Tapi lewat rotasi yang ada kita berupaya agar kemungkinannya tidak terlalu besar,” ujar Pdt. Magdalena.

Selain dua materi pembinaan di empat kelas itu, satu sesi PPG ini juga diisi seminar tentang lingkungan hidup, yang bekerja sama dengan Komando Daerah Militer (Kodam) III Siliwangi. Dalam seminar ini dibahas secara khusus permasalahan Citarum yang menjadi isu lingkungan hidup besar di Jawa Barat.

Selain untuk seluruh peserta PPG, seminar ini juga mengundang sejumlah perwakilan dari gereja maupun organisasi lain. Seminar itu merupakan kerja sama lanjutan, dari perayaan Natal bersama yang pernah dilangsungkan oleh GKI Klasis Bandung dan Kodam III Siliwangi. **arms

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA