Mengajak GKI Peduli Citarum

Dengan sangat detil, Asisten Teritorial Kasdam III/Siliwangi, Kolonel (Inf) Adri Koesdyanto memberi paparan tentang Citarum. Betapa sungai legendaris masyarakat Jawa Barat itu memegang peran vital dalam kehidupan di bagian barat pulau Jawa.

Air sungai Citarum dipakai oleh oleh masyarakat disekitar daerah aliran sungai hampir sepanjang 300 km mulai dari Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Cianjur, Purwakarta, Karawang, Bekasi, Jakarta dan Banten. Ada banyak budidaya ikan, irigasi dan industri yang bergantung pada aliran sungai ini,” ujar Kolonel Adri rinci.

Kemudian dengan jelas ia melanjutkan gejala kerusakan Citarum yang sudah lama menjadi perhatian pemerintah dan banyak komunitas peduli lingkungan. Kerusakan di hulu yang saat musim hujan mengakibatkan banjir, dan saat musim kemarau terjadi kelangkaan air.

Kotoran manusia, ternak, limbah buangan rumah tangga dan limbah industri sudah jauh melewati ambang batas toleransi menjadikan air Citarum tidak layak dipakai untuk keseharian. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah maupun masyarakat namun belum membuahkan hasil yang signifikan,” lanjut Kolonel Adri. Ia kemudian menjelaskan intruksi presiden yang mencangankan program Citarum Harum serta bagaimana institusinya terlibat dengan intensif di program ini.

Pemaparan itu disampaikan dengan lugas pada salah satu sesi Pembinaan Pejabat Gerejawi (PPG) GKI Klasis Bandung Sabtu (10/3) di Kantor BPK Penabur Jl. Banda, Bandung. Bersama Kolonel Adri hadir pula, Pdt. John Sumual dan Gai Suhardja yang banyak memberi pandangan tentang upaya penanggulangan sampah, termasuk untuk pemulihan Citarum.

Sekitar 200 orang peserta pembinaan dan juga undangan sangat bersemangat mendengarkan pemaparan yang disampaikan ketiga panelis. Mereka umumnya mengaku mendapat informasi yang benar-benar baru terkait gentingnya kondisi Citarum. Sejumlah usulan dalam diskusi juga menyatakan keinginan untuk terlibat dalam solusi untuk Citarum Harum.

Ini salah satu tindak lanjut dari kerjasama GKI Klasis Bandung dengan Kodam III/Siliwangi, saat melangsungkan Natal bersama tahun lalu. Kita juga ingin terlibat dalam permasalahan bangsa, salah satunya isu lingkungan yang cukup penting di Jawa Barat,” Pdt. Magdalena Handoyo, ketua panitia PPG ini menjelaskan.

Di sisi lain pihak Kodam III/Siliwangi juga mengapresiasi langkah GKI untuk mensosialisasikan isu ini di lingkup pengerja dan jemaatnya. “Kalau dalam agama Islam kan selain hablum minallah (hubungan dengan Allah) dan hablum minan naas (hubungan dengan manusia), harusnya ditekankan juga hablum minal alam (hubungan dengan alam). Nah gereja juga saya kira harus menekankan hal ini. Kami berterimakasih untuk kesempatan ini,” tutup Kolonel Adri. **arms

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA