GKI Membantu Pasca Banjir Cilengkrang

Kami memang fokus untuk menangani bantuan kesehatan pasca bencana alam seperti banjir, gunung meletus, longsor dan sebagainya. Oleh sebab itu, para dokter tidak dibayar sama sekali karena ini merupakan kesadaran untuk kemanusiaan. Pengobatan ini semata-mata kesadaran kemanusiaan. Kami merasakan bagaimana bencana alam jika menimpa kami.

Edward Setiawan salah satu personel dokter yang ada dalam Tim Pokja Kesehatan GKI Klasis Jakarta Selatan menyatakan hal itu di tengah kesibukannya melayani beberapa pasien. Hari itu (24/3), Edward dan rekan-rekannya bahu membahu bersama rekan-rakan dari GKI Pengampon dan Komunitas Pelita Perdamaian mengadakan bakti sosial pengobatan gratis pasca bencana banjir di Desa Cilengkrang, Kecamatan Pasaleman, Kabupaten Cirebon.

Acara yang digelar di Balai Desa Cilengkrang itu melayani 144 warga desa yang sebelumnya telah dilanda bencana banjir setinggi atap rumah sejak akhir Februari lalu. Sebagaimana lazaim terjadi pasca banjir, warga banyak warga terserang penyakit kulit atau penyakit terkait kondisi lembab lainnya.

Komitmen rekan-rekan GKI untuk membantu diapresiasi dengan begitu terbuka oleh warga desa. Warsim, kepala Dusun 4 Desa Cilengkrang mengucapan banyak terimakasih kepada para dokter, relawan GKI dan komunitas Pelita atas diadakannya kegiatan baksos pengobatan gratis ini. “Saya perwakilan dari aparat pemerintahan desa Cilengkrang mengucapkan sangat-sangat berterimakasih telah membantu para warga. Semoga dengan pengobatan ini para warga bisa sehat kembali,” harap Warsim.

Warsim menjelaskan bantuan pengobatan gratis pasca bencana bajir sudah ada dilakukan sebelumnya, terutama dari Puskesmas setempat. Tetapi, karena keterbatasan tidak sampai detail mengecek penyakit yang diderita oleh warga. Seperti apa yang dilakukan pengobatan oleh dokter-dokter kali ini.

Senada dengan Warsim, salah satu warga Dusun 4 desa Cilengkrang, Niah (48th) mengaku ikut senang dengan adanya pengobatan gratis ini. “Alhamdulillah ada bantuan pengobatan gratis lagi, ini yang saya tunggu-tunggu. Karena untuk berobat ke dokter mahal,” ungkapnya.

Edward menambahkan timnya memang tidak pernah membeda-bedakan untuk menolong orang, karena diyakini bahwa Tuhan menciptakan manusia berbeda-beda, apalagi soal kepercayaan. “Untuk obat-obatan kami kumpulkan dari teman-teman dokter. Total personil dokter ada 12 orang, dibantu dari GKI Pengampon ada 9 orang dan dari Pelita 12 orang. Jadi totalnya 33 orang yang terlibat dalam kegiatan baksos pengobatan gratis ini,” paparnya.

Edward pun bersyukur bisa bekerjasama dengan komunitas kaum muda lintas iman Pelita yang di Cirebon memang sering bekerja sama dengan GKI. “Untuk kegiatan kemanusian lain, kalian dari Pelita mari silahkan saling kerja sama dengan kami,” ajak Edward. **arms

Kontributor: Media Pelita Perdamaian Cirebon

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA