Kebersamaan Jemaat Pos Ciranjang

Tua, muda, remaja hingga kanak-kanak itu mencoba berjalan di atas keping puzzle warna-warni, sembari mereka harus menentukan keping mana yang aman untuk diinjak. Sebabnya ada sejumlah keping yang sudah disiapkan “bom”, kalau diinjak ia harus gugur dan diganti anggota tim yang lain. Tentu tidak ada tim yang mau jadi yang kalah semua berlomba sekaligus berhati-hati. Kemenangan adalah hal yang begitu dirayakan.

Itu adalah potongan suasana di tengah kebersamaan jemaat GKI Pos Ciranjang Cianjur. Permainan puzzle bom tadi hanyalah satu permainan pertengahan. Ada empat permainan yang diikuti semua warga jemaat lintas usia dan dimainkan bersama-sama. Mulai yang sekedar mengatur gerak di permainan awal, kemudian yang lebih melatih ketangkasan seperti pada permainan puzzle ranjau tadi, hingga yang begitu bersemangat dan berbasah-basah.

Dengan kostum cerah berwarna dominan merah, sekitar 30-an warga jemaat Pos Ciranjang mengikuti kebaktian padang dan acara kebersamaan yang digelar di Kawasan Wisata Kebun Raya Cibodas. Meski harus berangkat lebih pagi dan menempuh jarak yang terbilang jauh, juga sempat didahului hujan, jemaat ini tetap bersemangat mengikuti acara.

Acara kebaktian padang dan kebersamaan itu digelar pada Minggu (8/4) dan merupakan pengganti ibadah minggu yang biasanya digelar pagi hari di gedung gereja di Jl. Moch. Ali, Ciranjang. Petrus Bimo menjadi pengkhotbah pada acara kebaktian yang mendahului seluruh acara kebersamaannya.

Dalam khotbahnya yang bertema hidup rukun di tengah kebhinekaan itu, Petrus menganalogikan apa yang tengah dialami jemaat mula-mula di Kisah Para Rasul dengan apa yang tengah digeluti oleh jemaat Pos Ciranjang ini. Bagaimana kesehatian dan kebersamaan bisa dihidupi dengan nyata. Bagaimana cara mengelola perbedaan antar anggota jemaat, serta memberi dampak yang bisa terlihat oleh masyarakat.

“Kita punya ciri yang terbilang baik. Jarang sekali voting. Semua pendapat mesti didengar. Kalau belum sepakat dilobby terus biar sepakat. Ini contoh yang terbilang pas untuk terus-menerus berusaha mewujudkan kesatuan, meski tantangannya banyak dan penuh kekurangan,” ujar Petrus mencontohkan.

Kebersamaan dalam bentuk yang sederhana memang tengah dicoba diwujudkan oleh jemaat ini. Dalam jumlah kecil dan lintas usia mereka pun berusaha untuk saling menguatkan dalam doa dan keceriaan bersama. **arms

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA