Mengubah Kegemaran Membaca ke SELISIP.COM

Artikel di harian Kompas berjudul Generasi Y Mengubah Wajah Korporasi yang dimuat tgl. 14 Maret 2016 memaparkan bagaimana para Chief Executive Officer (CEO) muda Generasi Y mengubah mindset dalam menjalankan bisnis, cara kerja, sampai kepada kultur atau budaya kerja. Perubahan-perubahan itu dituangkan ke dalam business process yang berbeda sama sekali dari apa yang dijalankan oleh para pendahulunya walaupun core busniness-nya tetap sama.

Ciri utama wajah baru korporasi-korporasi tersebut adalah:

  • Berbasis atau memanfaatkan teknologi digital yang terkoneksi,
  • Mengganti sebagian besar peran sumber daya manusia dengan aplikasi-aplikasi,
  • Transparan dan akuntabel, tidak saja terhadap share holder dan otoritas, tetapi juga terhadap stake holder lainnya sampai kepada level konsumen dan masyarakat, hal ini mendorong perusahaan menjadi lebih bertanggungjawab tidak hanya sekedar menjadi money maker.
  • Pembuatan kebijakan yang dalam model bisnis lama bersifat top-down menjadi kombinasi antara top-down dan bottom-up.
  • Dan yang tidak kalah penting adalah pengurusan korporasi menjadi tidak terikat lokasi, tidak jarang seorang Direktur Keuangan sebuah korporasi berdomisili di tempat yang jaraknya ratusan kilometer dari lokasi perusahaan.

Semua itu dimungkinkan karena berkat teknologi digital yang sangat powerful yang dalam beberapa dekade ini berkembang sangat pesat mem-booster teknologi informasi dan komunikasi.

Namun demikian teknologi yang menciptakan kemungkinan hampir tidak terbatas (infinite possibilities) tersebut dampaknya juga tidak main-main bagi para pelaku bisnis apabila mereka resisten terhadap perkembangan teknologi ini karena akan berdampak fatal.

Kalau 15 tahun yang lalu kita masih menggunakan film analog (rol), sekarang teknologi tersebut sudah tinggal kenangan, beralih ke teknologi digital. Kita bisa membayangkan seandainya para pebisnis yang menekuni produk tersebut tidak mau beradaptasi dan berubah ke teknologi digital, mereka kehilangan bisnis 100%.

Sekarang kita juga menyaksikan mal-mal sepi dan beberapa department store sudah menutup gerainya. Perusahaan-perusahaan taksi konvensional “kelabakan” menghadapi munculnya sarana transportasi online berbasis sharing yang menggunakan platform digital.

Antar perusahaan digital sendiri juga saling bertempur dan saling menganibal satu sama lain, paling tidak terdapat dua perusahaan raksasa dunia yang sempat menguasai pasar telpon genggam di Indonesia sekarang dibuat terpuruk oleh pesaingnya.

Bagaimana GKI Sinwil Jabar Menyikapi Revolusi Teknologi Ini?
Dampak teknologi digital baik yang positif maupun negatif tidak saja dihadapi oleh korporasi-korporasi tetapi juga oleh masyarakat secara individu dan komunal, bahkan dihadapi oleh gereja. Artinya gereja harus memanfaatkan teknologi digital ini untuk kelancaran dan efektivitas dalam menjalankan pelayanan dan misinya karena apabila tidak akan tertinggal dari organisasi keagamaan lain dan bahkan ditinggal oleh warga gereja sendiri. Namun di sisi lain gereja juga harus mewaspadai dan mengelola efek sampingnya yang sama sekali tidak bisa diabaikan.

Hampir semua denominasi gereja dan lembaga-lembaga agama telah lama memanfaatkan teknologi digital secara efektif untuk menjangkau umatnya dan masyarakat luas.

Majalah Selisip Telah Migrasi Menjadi SELISIP.COM
Mencermati trend dan perkembangan sebagaimana diuraikan di atas, majalah resmi GKI Sinwil Jabar, SELISIP yang dikelola oleh Bidang PPDI (Pusat Pelayanan Data dan Informasi), sejak tiga tahun terakhir telah bermigrasi menjadi portal SELISIP.COM untuk terus menjalankan misi yang diembannya, yaitu :

  • Menyampaikan informasi dan komunikasi timbal balik dari dan ke semua lingkup di Sinwil Jabar,
  • Sebagai sarana pastoral dan edukasi bagi warga GKI Sinwil Jabar,
  • Lebih jauh SELISIP.COM  diharapkan menjadi referensi bagi warga GKI mengingat SELISIP.COM juga memuat content-content berupa tulisan dan pemikiran para pendeta senior dan tokoh GKI.
  • SELISIP.COM juga menjadi wadah para pemuda untuk mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan jurnalistik mereka melalui kesempatan-kesempatan pelatihan yang diadakan maupun ruang penulisan yang disediakan.

Untuk menjaga kelangsungannya dan memastikan agar content SELISIP.COM selalu diperbarui (updated) serta relevan dengan kebutuhan warga, SELISIP.COM dijalankan oleh Tim Redaksi profesional yang bekerja dengan kaidah-kaidah jurnalistik yang benar. Selama ini wartawan SELISIP.COM telah meliput peristiwa-peristiwa penting di lingkup GKI Sinwil Jabar dan terus siap melaksanakan tugas ini agar informasinya bisa disajikan kepada seluruh warga GKI Sinwil Jabar. Demikian pula, apabila di lingkup-lingkup klasis maupun jemaat memiliki informasi atau peristiwa penting yang perlu di-share, bisa mengirimkan materinya.

Hampir tiga tahun SELISIP.COM ada untuk melayani warga GKI Sinwil Jabar secara internal. Dalam waktu dekat BPMSW GKI Sinwil Jabar juga akan mengelola portal lain yaitu SATUHARAPAN.COM yang misinya adalah untuk menyajikan pemikiran para tokoh GKI dan nilai-nilai kristiani kepada masyarakat luas dalam rangka memberi kontribusi kepada bangsa dan negara.

Kiranya SELISIP.COM dengan tagline mewartakan narasi cinta kasih menjadi sarana informasi, komunikasi, edukasi dan pastoral yang efektif bagi warga GKI Sinwil Jabar, demikian juga SATUHARAPAN.COM bisa menjadi garam dan terang bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Kiranya Tuhan memberkati pelayanan kita bersama.

Penulis: Pnt. Sukismo (Ketua Bidang PPDI BPMSW GKI SW Jawa Barat)

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA