Pelatihan SELISIP di GKI Anugerah

Saya harus berolah raga agar bisa makan,” Zefa menulis kalimat humoris nan menggoda pembaca itu sebagai penutup tulisan naratif yang baru saja dibuatnya. Tawa meledak dari 23 peserta lain yang hadir di Ruang 210 Lt. 2 GKI Anugerah Bandung itu, sembari mereka memberi applause pada Zefa. Mereka pun mulai saling menilai tulisan masing-masing dengan gaya yang santai. Hal yang terbilang unik, mengingat mereka amat beragam secara usia, serta pengalaman menulis.

Pengalaman belajar itu terjadi pada Sabtu (7/4) saat SELISIP bersama Wave Youth Ministry GKI Anugerah menggelar pelatihan penulisan naratif dan jurnalisme digital. Pelatihan tersebut merupakan yang pertama kali diadakan oleh media online GKI Sinode Wilayah Jawa Barat ini dan direncanakan akan digelar pula di sejumlah tempat dan waktu lain.

Ev. Yogas Wiguna, pendamping Wave Youth Ministry GKI Anugerah, mengapresiasi kerjasama ini. Menurutnya saat ini penulisan naratif memang menjadi kebutuhan yang terbilang besar. “Kaum muda Kristen khususnya, memang perlu memperbesar kapasitasnya dalam hal ini, agar bisa mewarnai sekian banyak wacana yang sudah terjadi begitu banyak dalam perkembangan media digital sekarang,” ungkap Yogas di sambutannya.

Peserta yang terbilang beragam memang menjadi warna tersendiri dalam pelatihan. Rentang usianya ada mulai dari siswa-siswi SMP, SMA, mahasiswa-mahasiswi, warga dewasa muda hingga kaum ibu. Demikian pula soal pengalaman menulis. Ada yang seperti Krisandryka dari GKI Anugerah yang sudah cukup rutin menulis di beberapa tempat, namun ada pula seperti Zefa (GKIm Mesias) tadi yang baru kali ini berani menuliskan tulisannya untuk dibaca oleh publik. Tema yang mereka angkat pun amat bervariasi, ada yang murni fiksi, tulisan reflektif maupun opini atas berita terkini.

Meski menjadi tantangan, umumnya peserta berkomentar positif dan merasa sangat menikmati pelatihan. Apalagi fasilitator pelatihan langsung memberi feed-back atas tulisan yang mereka buat sebagai praktik. Dua sesi materi terkait dasar-dasar sistematika dan teknik penulisan difasilitasi oleh Aphrem Risdo (SELISIP.com) dan Pirhot Nababan (EuroCham). Perserta mengapresiasi penyampaian materi yang dinilai mudah dipahami serta langsung interaktif dengan tulisan maupun pengalaman menulis mereka.

Sayang waktunya kurang lama. Kalau bisa lebih lama bisa lebih detil. Saya juga punya kesempatan untuk lebih menambah tulisan saya,” komentar David, remaja GKI Anugerah yang saat itu menulis opini naratif soal game kegemarannya. **arms

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA

One thought on “Pelatihan SELISIP di GKI Anugerah

Comments are closed.