Selusur Spiritual IV Telah Terbit

Di lingkup GKI, mungkin sudah cukup banyak orang yang mengenal tulisan-tulisan khas Pdt. Kuntadi Sumadikarya dalam seri bertajuk Selusur Spiritual. Enam tahun berlalu sejak seri ketiga, ragam tulisan pendek menyentuh banyak tema ini, telah memasuki serinya yang keempat. Di tengah sekian banyak pergumulan, terutama kondisi kesehatannya, mantan ketua BPMSW GKI SW Jawa Barat ini kembali menghadirkan refleksi yang kaya namun bersahaja.

Kekayaan refleksinya memang segera ditemui saat melihat keluasan bahasan. Pdt. Kuntadi meramu sekian banyak teladan spiritual yang kompleks. Dari sejumlah tokoh Kristiani yang sudah cukup dikenal, dari orang-orang bersahaja di sekitarnya, serta dari banyak narasi lain. Semuanya beriringan dengan kisah dan teladan Alkitab yang sebenarnya sudah jamak diketahui orang Kristen, namun ditelusur dengan sudut pandang dan kedalaman teologis yang mungkin jarang terpikirkan.

Tapi kekayaan pemaknaan itu bukan berarti harus dikemas dalam bahasa yang rumit. Ekspresi dan contoh-contoh yang diungkap sebenarnya amat keseharian. Boleh dikata dalam menggali dan menyaji ulang Pdt. Kuntadi berusaha untuk setia pada tiga hal: pesan mengakar dari kitab suci, sikap yang relevan dan menghormati kenyataan, serta-merta gumulan batin yang begitu awam, begitu sehari-hari.

Selusur Spiritual IV ini memilih judul Menelisik Enigma Ilahi. Enigma dapat dimaknai sebagai teka-teki atau misteri berlapis-lapis yang terlalu rumit untuk dimengerti dan dijelaskan namun menantang untuk terus-menerus ditelisik. Kata ini memang cukup sering dipakai dalam kekristenan untuk menggambarkan kemisteriusan yang kaya dari Allah, namun terus-menerus dicoba-pahami dalam keterbatasan manusia.

Kematangan Pdt. Kuntadi dalam membahas bagaimana umat Kristiani menghidupi enigma ilahi itu kian terlihat di seri keempat Selusur Spritiual ini. Di usia yang kini menginjak tahun ke-69, serta pengalaman kependetaannya yang sudah sekitar 41 tahun, nampak jelas ada guratan yang lebih bernas menyikapi hidup. Di satu kesempatan Pdt. Kuntadi sendiri memang mengakui bahwa ia bersyukur sekarang bisa menghayati perjumpaan dengan Tuhan, tidak hanya lewat simbolisme belaka, melainkan mengalami itu dalam situasi yang benar-benar nyata, mengingat kondisi kesehatannya yang membuatnya kerap menggumuli makna hidup dan kematian.

Namun sejatinya selusur ini bukanlah milik Pdt. Kuntadi. Bahkan tanpa canggung, ia sendiri mengakui banyak orang-orang sederhana yang menginspirasi dengan teladan yang jauh lebih mencengangkan daripada yang dapat ia kerjakan. Selusur ini hanyalah catatan perjalanan, yang mencuplik pendek bagaimana kita, enigma itu begitu mewujud dalam tiap sendi kehidupan. Dengan lembut, namun tegas menantang kita untuk menghidupinya…

Keterangan pemesanan:
Kantor GKI Sinode Wilayah Jabar
Jl. Tanjung Duren Raya IV, Gd. E, Lt. 4, Jakarta 11470
Kontak: Tika (+6289698488415)

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA