Mengupayakan Kesinambungan Generasi di GKI Guntur

Ibadah di hari Minggu itu terlihat berbeda. Banyak yang hadir memakai seragam sekolah, sesuai tingkat sekolah yang kini mereka jalani. Dekorasi ruangan pun dibuat lumayan semarak. Sementara tema dari penyampaian firman pun seputar memaknai masa muda.

Itulah yang terjadi pada ibadah Remaja GKI Guntur di hari Minggu lalu (15/7). Di hari itu dilangsungkan ibadah penyambutan untuk rekan-rekan dari tunas remaja yang mulai memasuki ibadah untuk kaum remaja. Ibadah ini juga ada dalam suasana menyambut tahun ajaran baru bagi siswa-siswi SMP dan SMA yang memang merupakan mayoritas anggota komisi remaja.

Tidak hanya ibadah yang unik dan kreatif seperti itu. Di Sabtu malam sebelumnya (14/7), Komisi Remaja jemaat ini juga mengadakan acara Penerimaan dan Pelepasan, yang disingkat secara gaul menjadi PnP. Dalam PnP dilakukan penerimaan atas anggota tunas remaja yang akan memasuki komisi remaja, sekaligus pelepasan untuk anggota yang akan beralih ke komisi pemuda, biasanya anggota yang telah memasuki jenjang pendidikan universitas. Tema Constelation menjadi hal yang disampaikan dalam acara ini.

GKI Guntur memang ada dalam upaya untuk terus mengusahakan kesinambungan generasi di tengah jemaat. Di era 1980-1990an jemaat ini sempat menjadi salah satu gereja yang sangat diwarnai inovasi anak muda, khususnya di bidang seni. Degung, reog, teater hingga orkestra, merupkan talenta yang dipelopori anak muda dan sering ditampilkan dalam kebaktian, malam madah dan sabda atau hari raya gereja. Seperti sudah menjadi warna tersendiri GKI Guntur.

Namun, belakangan, terutama di pertengahan 2000-an, statistik jemaat menunjukkan piramida yang menua. Ada ketidaksinambungan regenerasi terutama dari usia tunas remaja ke remaja, kemudian ke usia pemuda.

Tantangan seperti itu memang terjadi pula di beberapa gereja, tidak hanya di jemaat yang kini hampir menginjak usia 63 tahun itu. Namun, selaku gereja yang sedari awal kental dengan nuansa kekeluargaan, jemaat ini terus berbenah agar kesinambungan pembinaan di segala lapisan usia dapat terus bertumbuh dan terpelihara. Menjadi warisan yang terus mengada dari generasi ke generasi. **arms

Foto: Remaja GKI Guntur

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA