Sinergi di PMK ke-28 Klasis Jakarta Timur

Persembahan lagu pujian dari Tim Angklung GKI Sunter Mas memberi warna lain di kebaktian pembuka. Hari itu, jemaat yang berlokasi di bilangan Tanjung Priok ini menjadi jemaat penyambut untuk Persidangan Majelis Klasis (PMK) GKI Klasis Jakarta Timur ke-28. Tak hanya GKI Sunter Mas, ibadah dalam persidangan yang berlangsung selama Jumat hingga Sabtu (6-7/7) di Aula BPK Penabur Internasional, Kelapa Gading ini juga dilayani oleh GKI Gading Indah (ibadah malam), GKI Harapan Jaya (ibadah pagi) dan GKI Agus Salim (kebaktian penutup).

Enam sesi sidang pleno dan dua sesi sidang seksi menjadi agenda utama persidangan. Sebagaimana terjadi di klasis lain, persidangan pertama klasis kali ini ditandai dengan pergantian Badan Pekerja Majelis Klasis (BPMK), serta perutusan untuk Persidangan Majelis Sinode Wilayah GKI SW Jawa Barat nanti. Sejumlah agenda rutin seperti presentasi Laporan Kehidupan Kinerja Klasis, kinerja sejumlah badan pelayanan serta bahasan dari Sinode GKI dan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat juga menjadi bahasan.

Pdt Omo Hasyim dari GKI Cikarang, terpilih menjadi ketua umum BPMK GKI Klasis Jakarta Timur untuk periode yang baru (2018-2021), sementara itu Pdt. Suhud Setya Wardono (GKI Buaran) menjabat sebagai wakil ketua umum, Pnt. Yonathan (GKI Harapan Jaya) menjabat sebagai sekretaris umum.

 

Selain bidang kesaksian pelayanan (Kespel), persekutuan, bina jemaat, dan pendidikan yang sudah ada dalam struktur BPMK sebelumnya, dalam kepengurusan yang baru ini, ditetapkan pula satu struktur baru terkait penelitian dan pengembangan, yang diketuai oleh. Diharapkan bidang ini akan bersinergi dengan Pusat Penelitian Data dan Informasi (PPDI) di tingkat Sinode Wilayah, terkait sejumlah penelitian dan indikator perkembangan jemaat dan kemajelisan. Ke depannya bidang ini pun diharapkan ada di tingkatan tiap jemaat.

Sinergi menjadi kata kunci yang kian diperlukan terkait perkembangan tiap jemaat di lingkup klasis ini. Empat belas jemaat yang tersebar di Jakarta, Bekasi dan Karawang ini kebanyakan merupakan gereja yang ada di usia menengah jika dibandingkan dengan jemaat GKI lain. Sebagian besar juga tengah mengalami pertumbuhan yang signigikan seiring pertumbuhan demografis di wilayahnya masing-masing, yang didominasi banyaknya kaum pekerja. Tantangan untuk sinergi itu kian terasa, saat tiap jemaat menghadapi pertumbuhan ini. **arms

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA