PMK Ke-8 Klasis Banten

Backdrop 4×4 meter, dengan tulisan besar PMK-8 itu beberapa kali menjadi ajang swafoto. Para peserta mengajak rekannya dari satu jemaat, maupun jemaat yang berbeda, untuk mengambil foto bersama di sejumlah kesempatan rehat.

Ini seperti reunian dengan teman-teman lama,” ujar Suciati salah seorang peserta sambil mengajak beberapa rekannya. Ia mengatakan banyak teman-teman dari jemaat lain yang merupakan teman sepelayanan sejak masa muda, akhirnya dipertemukan lagi.

Selama Jumat hingga Sabtu (3-4/8) sekitar 120-an peserta yang berasal dari delapan jemaat GKI di lingkup Klasis Banten itu berkumpul di GKI Perumnas Tangerang. Mereka menghadiri Persidangan Majelis Klasis (PMK) Ke-8 GKI Klasis Banten, dengan GKI Griya Merpati Mas sebagai jemaat penyambut. Klasis Banten merupakan klasis terakhir di GKI Sinode Wilayah Jawa Barat yang menyelenggarakan persidangan tahun ini.

Ada delapan sesi pleno dan satu persidangan seksi yang digelar dalam persidangan kali ini. Sebagaimana persidangan klasis lain di tahun ini, sesi-sesi tersebut diisi oleh materi rutin dari Sinode GKI, Sinode Wilayah Jawa Barat, serta badan-badan pelayanan juga Laporan Kehidupan dan Kinerja (LKK) Klasis.

Satu sesi yang menjadi agenda khusus adalah menyangkut aksi dan tanggung jawab GKI selepas Pilkada dan menjelang Pileg dan Pilpres. Sesi ini diisi materi pengayaan bersama ketua MUI Provinsi Banten, K.H A.M Romly dan Pdt. Albertus Patty.

Karena ada di ujung periode tiga tahunan, persidangan kali ini juga mengagendakan pergantian kepengurusan Badan Pekerja Majelis Klasis (BPMK) GKI Klasis Banten untuk periode 2018-2021.

 

Pdt. Benny Halim dari GKI Serang kembali terpilih sebagai ketua umum BPMK GKI Klasis Banten. Ia didampingi oleh Pnt. Yohannes Dappa Dedi (GKI Pondok Makmur) sebagai wakit ketua umum, Pnt. Jappa Juli (GKI Pondok Makmur) sebagai sekretaris umum, Pnt. Clement (GKI Villa Melati Mas) sebagai wakil sekretaris umum, Pnt. Koesmanggala (GKI Gading Serpong) sebagai bendahara umum dan Pnt. Ratna Sutedjo (GKI Serang) sebagai wakil bendahara umum.

Sementara itu Pdt. Vince Ferdinand (GKI Sutopo) dipilih sebagai ketua bidang persekutuan, Pdt. Edwin Tjandranugraha (GKI Villa Melati Mas) sebagai ketua bidang pembinaan, Pdt. Andreas Loanka (GKI Gading Serpong) sebagai ketua bidang kesaksian dan pelayanan dan Pnt. Kusnadi Liem (GKI Gading Serpong) sebagai ketua bidang sarana penunjang.

Klasis Banten sebagai klasis termuda di lingkup Sinode Wilayah Jawa Barat tengah berbenah dengan beragam tantangan. Wilayah-wilayah yang menjadi ladang pelayanan saat ini mengalami pertumbuhan jumlah penduduk dan sosial-ekonomi. Sementara GKI pun dituntut untuk semakin berkiprah dan menjadi berkat di tengah masyarakat yang kian beragam. **arms

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA