Ibadah Pagelaran Budaya Nusantara Klasis Jakarta Timur

Meriah, padat informasi dan padat makna. Itulah gambaran ibadah Pagelaran Budaya Nusantara 2018 yang diselenggarakan oleh GKI Klasis Jakarta Timur. Klasis yang terdiri dari 14 jemaat GKI ini, menggelar ibadah tersebut pada Sabtu (15/9). Acara bertempat di Aula BPK Penabur Internasional Kelapa Gading, Jakarta.

Persiapan acara terbilang sangat serius. Heru Kristiyono, misalnya, menceritakan bagaimana ia dan jemaat GKI Rengasdengklok mempersiapkan kostum dan peralatan.

Kami mementaskan seni dan budaya dari daerah Nias. Mulai hari Jumat, (7/9) kami beberapa kali menyiapkan dan mencoba baju daerah Nias, belum lagi persiapan tampilan yang sudah dikerjakan beberapa bulan sebelumnya,” ujar Heru. Ia tampak bangga mengenakan pakaiannya, lengkap dengan baluse, perisai khas Nias.

Tidak hanya Heru dan GKI Rengasdengklok, tiap jemaat dari GKI lain pun menyiapkan hal serupa. Kaum muda GKI Kota Wisata, misalnya. Mereka dengan sigap membuat sendiri lambing, aksesoris kepala khas Toraja untuk tampilan tari. Demikian pula kaum anaknya yang ceria, mengenakan pakaian kaya corak khas Papua.

Pembelajaran tentang Kekristenan dan Keindonesiaan

Lewat perjalanan yang dipandu oleh para punokawan, Ibadah Pagelaran Budaya Nusantara ini merangkum kisah pekabaran Injil di sejumlah wilayah Indonesia. Mulai dari misi awal di Maluku dan sekitar Sumatera, kontekstualisasi kekristenan Jawa ala Kiai Sadrakh, pekabaran injil di pulau-pulau Indonesia Tengah, hingga tibanya Ottow dan Geissler di Tanah Papua. Setiap narasi dibarengi dengan tampilan seni dan budaya dari berbagai daerah. Hal yang menjadi pembelajaran yang seru dan mengasyikkan.

Bagi jemaat-jemaat GKI di Klasis Jakarta Timur, ibadah dengan tema pagelaran budaya seperti ini adalah sarana untuk belajar sekaligus berkarya. Lewat keterlibatan setiap elemen jemaat dalam persiapan dan pertunjukkan, diharapkan ada semangat untuk menghargai dan mempelajari lebih jauh kekristenan dengan warna khas Indonesia.

Yang hendak dituju bukanlah sekedar performa yang mengundang decak kagum. Namun memunculkan kekaguman yang lebih besar, ditujukan pada Tuhan yang memanggil dan menempatkan umat Kristen hidup dan berkarya di Indonesia. **arms

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA