Mitra yang Menemani Persidangan GKI SW Jawa Barat

Kami bersyukur sudah menjadi mitra selama sepuluh tahun. Bukan karena MoU legal formal, tapi karena MoU hati.

Pdt. Hizkia Rollo, Wakil Ketua Sinode Gereja Kristen Injili di Tanah Papua (GKI-TP) menyatakan kegembiraannya bisa ikut mendampingi PMSW GKI SW Jawa Barat kali ini.

Dalam acara yang diselenggarakan selama tiga hari (27-29/9) di Cipanas itu, Pdt. Hizkia menerangkan ini kali pertama perwakilan Sinode GKI-TP mengikuti persidangan PMSW GKI SW Jawa Barat. Sebelumnya, mereka pernah hadir dalam sejumlah pertemuan, seperti juga BPMSW GKI SW Jawa Barat pernah hadir di persidangan Sinode GKI-TP.

Pdt. Hizkia menjelaskan kedekatan dan kerjasama antar kedua lembaga gerejawi ini sudah dirintis sejak 2007. Dimana saat itu alm. Pdt. Em. Kuntadi Sumadikarya menjabat ketua umum BPMSW GKI SW Jawa Barat. Bermula dari kerjasama di bidang pendidikan, kemudian meluas dalam sejumlah kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Saya ini bahkan ikut dalam program pendidikannya, saya mengambil studi S-2 di UKRIDA,” ujar Pdt. Hizkia. Ia lantas menyebut sejumlah program kerjasama yang pernah dilangsungkan. Ia bersyukur kerjasama itu tetap dilanjutkan dan dikembangkan hingga periode BPMSW saat ini. Bagi sinode yang memiliki 55 klasis dan beranggotakan 2.000-an gereja di Tanah Papua itu, kerjasama tadi sangat penting bagi gereja maupun pembangunan masyarakat Papua.

Tidak hanya GKI-TP, persidangan kali ini juga dihadiri mitra dari Gereja Kristus dan Gereja Kristen Pasundan (GKP). Kedua gereja ini mengaku senang dan berharap sejumlah kerja sama yang lebih jauh dapat dikerjakan.

GKP dan GKI SW Jawa Barat itu punya kedekatan historis yang sangat kuat. Kita bertumbuh dalam lingkup lembaga zending yang sama. Bahkan di sejumlah jemaat kita yang tua, kita sempat beribadah dalam gereja yang sama,” ungkap Pdt. Ferly David dari GKP. Pdt. Ferly berharap silaturahmi yang selama ini terjalin lewat saling menghadiri persidangan, juga kepengurusan di beberapa lembaga, bisa terus dikembangkan.

Mitra Belajar di Lingkup GKI

Sementara itu dalam lingkup Sinode GKI sendiri, selain dihadiri perwakilan BPMS GKI, PMSW ke-76 ini juga turut diikuti perwakilan dari BPMSW GKI SW Jawa Tengah dan BPMSW GKI SW Jawa Timur. Ketua BPMSW GKI SW Jawa Timur, Pdt. Lindawati Mismanto mengungkapkan momen di persidangan seperti ini bisa menjadi wadah untuk saling belajar dan berbagi antar sinode wilayah di GKI.

 

Kami di Sinode Wilayah Jawa Timur, baru ada di persidangan ke-68, sementara Bapak-Ibu di Jawa Barat sudah ke-76. Ibaratnya kalau di film-film Kung Fu, Bapak-Ibu itu Ta Ge atau Ta Jie, kakak tertua buat kami,” canda Pdt. Lindawati.

Bagi GKI SW Jawa Timur pengelolaan badan pelayanan seperti yang dikerjakan lewat PPK Tabitha, juga keterlibatan dalam isu sosial-politik, seperti di Gerakan Kebangsaan Indonesia, adalah hal yang perlu dikembangkan.

“Kami perlu belajar lebih jauh dari sinode wilayah Jawa Barat. Mungkin kami agak ketinggalan. Tapi, jangan salah kami kan lebih kecil, hanya tiga klasis. Lebih ramping, jadi bisa lebih gesit ini mengejar,” tutup Pdt. Lindawati disambut tepuk-tangan peserta persidangan. **arms

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA