PMSW Ke-76 GKI SW Jawa Barat Dimulai

Kebaktian pembuka itu dimulai dengan gaya unik dan interaktif. Tiga orang pendeta dari GKI Pengadilan Bogor membawakan renungan dengan gaya berdiskusi dan saling menimpali. Pdt. Esakatri Parahita, Pdt. Tri Santoso dan Pdt. Nugroho bersama-sama membedah kisah Bartimeus di Markus 10 dan mengaitkan relevansinya dengan kondisi serta kehidupan bergereja masa kini. Refleksi itu pun dengan interaktif mengajak peserta terlibat.

Momen itu membuka Persidangan Majelis Sinode Wilayah (PMSW) GKI SW Jawa Barat. PMSW kali ini merupakan penyelenggaraan yang ke-76 sepanjang keberadaan GKI SW Jawa Barat. Sejak siang hari ini Kamis (27/9), sekitar 200-an majelis dan perutusan dari delapan klasis dan berbagai badan pelayanan di lingkup GKI SW Jawa Barat telah hadir di Zuri Resort and Convention, Cipanas. Persidangan yang difasilitasi oleh Majelis Penyambut GKI Klasis Jakarta Selatan ini, akan berlangsung selama tiga hari hingga Sabtu (29/9).

Sejak siang hari peserta persidangan telah hadir di Grand Zuri Cipanas.

PMSW dan Berbagi Ruang
Tema besar Sinode Wilayah Jawa Barat, Tuhan Mencipta, Manusia Ikut Serta, dalam persidangan kali ini mengusung sub-tema khusus: Mewujudnyatakan Pembaruan Hidup dengan Berbagi dalam Ruang Kehidupan Bersama. Dalam refleksi pembuka, ketiga pendeta tadi mengaitkan bagaimana berbagi ruang kehidupan bersama, terutama bagi mereka yang terpinggirkan, selayaknya menjadi panggilan dan keseharian gereja.

Gereja tidak boleh berlaku seperti orang banyak, yang berusaha membungkam Bartimeus karena mengganggu kenyamanan. Padahal untuk orang-orang seperti Bartimeus, Yesus juga hadir dan mengerjakan karya kehidupan,” ungkap Pdt. Esakatri mengajak peserta persidangan merefleksikan esensi dari sub-tema persidangan ini.

PMSW resmi dibuka oleh ketua umum BPMSW GKI SW Jawa Barat, Pdt Sheph Davidy Jonazh, sejak pukul 17.50. Persidangan kali ini dibagi ke dalam 11 sesi persidangan yang membahas sejumlah permasalahan terkait tata gereja, laporan perkembangan bidang serta badan-badan pelayanan di lingkup sinode wilayah.

Sementara itu ada dua sesi pendalaman Alkitab yang mengangkat tema pewartaan keselamatan dalam pemaknaan esensial-kritis, yaitu upaya perdamaian dan keadilan (dibawakan oleh Pdt. Yolanda Pantou) serta perhatian khusus pada mereka yang suaranya tidak terdengar selama ini (dibawakan oleh Pdt. Evelyne Yudiarti). Dua tema ini merupakan pendalaman atas semangat berbagi ruang kehidupan bersama yang menjadi fokus persidangan. **arms

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA