Rode yang Antusias

Kisah Para Rasul 12 menceritakan kesusahan yang dialami jemaat Yerusalem. Herodes Agripa telah membunuh Yakobus bin Zebedeus, salah seorang pemimpin jemaat mula-mula. Ia pun kemudian memenjarakan Petrus dengan niat untuk menjatuhkan hukuman di hadapan orang banyak. Namun kisah ini juga mengangkat satu sosok bernama Rode.

Petrus secara mujizat dilepaskan dari penjara pada tengah malam. Ia pergi ke rumah Maria, ibu Yohanes Markus. Di rumah itu ada cukup banyak jemaat yang berdoa. Saat Petrus mengetuk pintu gerbang, Rode, seorang hamba perempuan, datang untuk melihat. Ketika perempuan itu mengenali suara Petrus, ia sangat antusias, sehingga lupa membuka pintu. Ia justru berlari memberitahukannya kepada jemaat yang sedang berdoa.

Tidak ada dari jemaat yang percaya dengan omongan hamba perempuan ini. Mereka menyebutnya mengigau, atau mengira yang dilihatnya adalah malaikat. Sampai Petrus sendiri berkali-kali mengetuk dan mereka semua akhirnya sangat tercengang.

Rode sebagai Suara Marginal
Ia dipanggil dengan sebutan ‘mawar’ (Yunani: rhode). Nama yang sangat indah, meski bisa jadi itu bukan nama aslinya. Rode, dalam sejumlah narasi, sering digambarkan sebagai perempuan kecil dengan kulit agak hitam. Nampaknya sengaja menegaskan bahwa ia bukanlah seorang Yahudi atau berasal dari tanah Palestina.

Kemungkinan perempuan ini berasal dari Kirene, Afrika Utara, tempat kelahiran Yohanes Markus sebelum keluarga ini pindah ke Yerusalem. Agaknya keluarga Yohanes Markus cukup berada, rumahnya di Yerusalem cukup besar untuk menampung orang berdoa bersama, merekapun bisa memiliki hamba seperti Rode.

Dalam konteks yang demikian, Rode merupakan kelompok yang paling marginal di jemaat Yerusalem, karena statusnya sebagai non-Yahudi, perempuan, anak kecil dan sekaligus seorang hamba. Teolog feminis, Kathy Chambers meyakini kisah ini adalah pemenuhan paling paripurna dari nubuat Yoel dimana karunia nubuat dan kesaksian juga diberikan pada hamba perempuan (Lihat Kisah Para Rasul 2:17-18; Yoel 2: 28-29).

Antusiasme Rode adalah wujud iman. Meski dengan status marginal, yang membuatnya kurang didengar, ia tetap gigih mewartakan kebenaran. Jemaat Yerusalem pun diajar untuk mendengar pada orang sepertinya. **arms

Foto: Walking Together Ministries

Selisip

About Selisip

SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.

KOMENTAR ANDA