Judulnya Finding SAM. Tapi SAM ini bukanlah sosok lain setelah Nemo dan Dory yang dicari-cari dalam seri cerita Finding Nemo. Juga tidak ada kaitannya dengan pleidoi Ahok yang belakangan mengutip animasi terkenal itu. Finding SAM adalah tajuk acara retreat pemuda GKI Kebonjati Bandung, yang dilangsungkan pada Sabtu-Senin lalu (22-24/4) di Grand Zuri Hotel Cipanas.

SAM itu singkatan dari Serving A Master, suatu tema yang berupaya mengajak anak muda untuk menghayati pelayanan dalam arti yang lebih luas dan mendalam.

Selama ini kan pelayanan itu seringkali diidentikkan dengan bentuk-bentuk pelayanan mimbar, seperti menjadi liturgos, pemimpin nyanyian ibadah atau pemusik. Kita melihat dalam kesibukan dan aktivitas pemuda sekarang, batasan itu terlalu sempit. Padahal anak muda, punya banyak potensi untuk dikembangkan baik untuk gereja, maupun di luar gereja,” jelas Aldius Eka Saputra, ketua panitia retreat ini.

Pria yang akrab disapa Beke ini lantas menceritakan hal-hal yang dibahas dalam retreat, yang harapannya akan bisa mendorong peserta untuk mencari motivasi dan bentuk pelayanannya bagi Tuhan di gereja dan lingkungan.

Tiga hari acara itu diisi dengan materi-materi yang mendalam namun dikemas santai. Para peserta juga mencoba mendisiplinkan diri dengan membatasi komunikasi via handphone. Demikian pula panitia mengusahakan untuk turut dalam semua rangkaian acara.

Ada sejumlah sesi yang menantang dan menyemangati peserta untuk menyadari perannya. Para pembicara yakni Pnt. Leonardo, Pdt. Hendra Setia Prajasa, Pdt. David Roestandi, Pdt. Timothy Setiawan, Pnt. Christian Naa dan Teguh Juliawan berbagi pemaknaan dari berbagai segi tentang apa yang disebut sebagai pelayanan. 55 peserta yang hadir merasa terberkati dengan ide-ide dan inspirasi yang disampaikan.

BACA JUGA  Pelatihan Public Speaking Digelar COY GKI Bandung demi Memunculkan Ikon

Saya sangat terberkati saat membahas pelayanan yang relevan dan juga sesi character building,” ujar Jan Peter, salah seorang panitia, membahas sesi yang menarik baginya.

Lewat kegiatan ini, Komisi Pemuda GKI Kebonjati berharap pelayanan pemuda bergerak dalam proses demi semakin relevan di zamannya. Bisa menampung semangat dan kreativitas kaum muda untuk memberikan talenta terbaiknya.

Gereja diharapkan bisa memperlengkapi juga memberi inspirasi bagi kaum muda untuk melayani Tuhan di gereja maupun di banyak ladang pelayanan lain. Saat SAM sudah ketemu di hati pemuda, tinggal aksi yang dinanti. **arms