GKI Serang di Sabtu siang (17/11) disambangi sejumlah pemuda dari jemaat-jemaat di lingkup GKI Klasis Banten. Hari itu dilangsungkan inagurasi untuk kepengurusan komisi pemuda periode 2018-2021 di klasis ini. Acara yang bertema One Heart One Commitment itu dihadiri oleh para pengurus lama sekaligus para pengurus baru. Tak ketinggalan sejumlah penatua pendamping pemuda juga turut hadir dan terlibat dalam acara.

Tidak hanya bersekutu dalam ibadah dan melangsungkan seremoni pelantikan pengurus, kegiatan ini juga diisi beragam permainan keakraban. Sejumlah permainan itu bahkan terbilang interaktif dengan quiz yang memakai perangkat digital dari tiap kelompok. Keseruan pun mengisi siang hingga sore hari.

Kepengurusan pemuda di tingkat klasis yang beranggotakan delapan jemaat ini memang beberapa kali agak terkendala dengan sumber daya pengerjanya. Wilayah klasis Banten yang utamanya tersebar di Kota Serang dan Tangerang, umumnya memiliki komposisi kaum mudanya kurang merata. Kesenjangan dari usia pelajar hingga kaum pekerja sering terlihat. Sementara untuk usia kuliah, cukup banyak yang menempuh pendidikan di luar wilayah jemaatnya. Beberapa jemaat pun menggabungkan komisi pemuda dan remaja.

Hal-hal seperti itu tengah diupayakan untuk dijembatani lewat kepengurusan yang baru. Di waktu-waktu sebelumnya, tim pemuda di tingkat klasis inipun telah melakukan serangkaian kunjungan untuk konsolidasi serta rapat pembentukan personalia kepengurusan.

 

Kesinambungan dengan hal-hal yang telah dikerjakan di periode sebelumnya juga diharapkan tetap terjalin. Sebagaimana diungkap oleh Pribadi Setyawan Andriyanto, ketua komisi pemuda GKI Klasis Banten periode 2015-2018.

Kami berharap bisa terus terhubung dengan kepengurusan yang baru. Tantangan yang kami hadapi sebelumnya semoga bisa terus dihadapi dengan lebih baik. Kami siap membantu rekan-rekan yang baru, kita semua masih ada di grup yang sama,” ungkap Pribadi saat serah terima jabatannya.

Kepengurusan yang baru diharapkan menambah langkah maju, meski di tengah sejumlah keterbatasan. Sebagaimana mereka satukan dalam tekad di kepengurusan yang baru. “Kita mungkin berasal dari tempat yang berbeda, namun Tuhan memilih kita untuk saling bertemu. Kita mungkin tidak banyak, tapi kita bisa bersatu. Kita akan berjalan bersama untuk terus memberi makna pada pertemuan ini,” tulis mereka sebagai pesan untuk mulai berkarya. **arms

Foto: Media Komisi Pemuda GKI Klasis Banten

Author

  • SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.