Natal kali ini merupakan natal pertama bagi GKI Cicurug, Sukabumi, setelah gedung gereja direnovasi. Biasanya, untuk perayaan Natal gereja, mereka memakai gedung pertemuan lain, agar cukup menampung jumlah jemaat yang hadir. Sebab pada momen Natal biasanya cukup banyak sanak saudara dari warga jemaat yang datang berkunjung, atau juga orang baru yang hadir. Namun, kali ini gedung yang cukup menampung hingga 500 orang itu, dirasa lebih memadai.

Puji Tuhan renovasinya berjalan lancar, termasuk semua hal diperlukan, baik untuk bangunan maupun perizinannya,” ungkap pendeta jemaat, Pdt. Talsum Santosa, dengan rasa syukur. Dijumpai usai kebaktian Natal pada Selasa siang (25/12), Pdt. Talsum menceritakan bahwa renovasi ini bukan semata karena jumlah jemaat yang meningkat, tapi juga karena gedung yang lama sudah kurang memadai dari sisi keamanan bangunan.

Pendeta yang juga pernah melayani di GKI Metro Lampung ini menceritakan bagaimana upaya yang ia dan jemaat lakukan sebagai bagian dari kehidupan keseharian jemaat di tengah masyarakat yang majemuk. Sejumlah gesekan pun sempat dialami. Apalagi saat jumlah jemaat semakin terlihat banyak serta gereja mengupayakan renovasi. Untungnya kedekatan dengan masyarakat dan tokoh-tokoh agama memungkinkan gereja ini bisa diterima dengan baik oleh lingkungan sekitar.

Di Cicurug memang tidak banyak gedung gereja. Sementara itu wilayah ini sekarang semakin berkembang dari masyarakat agraris menjadi masyarakat industri besar. Perusahaan industri berskala nasional cukup banyak yang hadir disini. Kami pun mengalami bagaimana gereja ini berkembang dari gereja untuk beberapa keluarga Tionghoa, menjadi keluarga besar dan sudah seperti Indonesia mini dengan keragaman etnis dan budaya,” papar Pdt. Talsum.

Perayaan Natal pun menjadi momen yang berbeda. Menyadari bahwa banyak warga jemaat yang merupakan perantau dan tak jarang merindukan suasana Natal di kampung mereka, setiap malam Natal biasanya warga jemaat diminta memakai pakaian daerah masing-masing. Demikian pula pada saat perayaan Natal gereja, setiap warga jemaat dari segala usia merayakannya bersama-sama. Tradisi ini menjadi nuansa khas Natal di GKI Cicurug, seraya menegaskan bagaimana gereja ini adalah juga rumah bagi seluruh warganya. **arms