Hari Minggu 24/02 setelah kebaktian II, GKI Gunung Sahari mengadakan bincang-bincang seputar pemilu 2019 sebagai salah satu program mengajak jemaat untuk berpartisipasi dalam pemilu serentak 2019. Bincang-bincang ini menghadirkan Ketua KPUD DKI Jakarta, Betty Epsilon sebagai narasumber dan dimoderasi oleh Albert Siagian, Ketua Tim Ayo Nyoblos GKI Gunung Sahari.

Bincang bincang ini dilaksanakan oleh Tim Ayo Nyoblos bekerjasama dengan Komisi Dewasa GKI Gunung Sahari. Kegiatan dimulai pukul 10.00WIB setelah kebaktian II,  bertempat di warung tengah GSP lantai satu, GKI Gunung Sahari.

Kegiatan dilakukan dalam dua sesi yaitu presentasi dari Betty Epsilon dan sesi tanya jawab. Dalam presentasinya, Betty Epsilon memaparkan sekilas tentang pemilu serentak 2019. Selain itu, Betty juga memperkenalkan empat contoh surat suara yang akan diperoleh jemaat nantinya di TPS, cara melakukan pengecekan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan Daftar Calon Tetap (DCT) melalui website KPU, cara mencoblos yang benar hingga cara mengurus pindah memilih.

Peserta jemaat yang didominasi oleh orang tua ini antusias mendengar penjelasan Betty Epsilon dan menyampaikan pertanyaan-pertanyaan.

Diakhir presentasinya Betty menengaskan kepada jemat untuk mengenali masing masing calon yang akan dipilih, mengetahui daerah pemilihan dan tentunya menaati peraturan kampanye yang ditetapkan oleh KPU.

Albert Siagian, sebagai ketua tim Ayo nyoblos GKI Gunsa menyampaikan ajakannya kepada semua jemaat yang hadir agar menggunakan hak pilih pada 17 April nanti.  

Ayo Nyoblos di GKI Gunung Sahari.

Albert juga menyampaikan bahwa bincang bincang ini merupakan salah satu dari program tim Ayo Nyoblos GKI Gunung Sahari.  Bagi jemaat yang masih ingin bertanya, Tim Ayo Nyoblos  melakukan program lainnya yaitu membuka stan atau booth di lingkungan gereja.

BACA JUGA  Mengapa Engkau Menangis? Belajar dari Maria

Bincang-bincang ini merupakan salah satunya, selain itu kita juga membuka booth tim Ayo Nyoblos, untuk membantu jemaat yang membutuhkan bantuan seperti dalam pengecekan daftar pemilih tetap (DPT), membantu mengetahui daerah pemilihan (dapil) masing masing, hingga menjelaskan bagaimana caranya jika ingin pindah memilih,” katanya.

Booth ini direncanakan akan melayani jemaat selama delapan minggu kedepan,” tambah Albert Siagian. **edm