Sabtu lalu (20/7) sejumlah pengurus dari Pekerja Sosial Masyarakat Gereja-gereja Kristen Indonesia (PSMGKI) Bandung mengadakan kunjungan ke SDK dan SMPK Patimuan, Kabupaten Cilacap. Pertemuan ini merupakan momen silaturahmi sekaligus pemantapan kerjasama, dengan difasilitasi oleh Gereja Kristen Jawa (GKJ) Patimuan.

Dalam kunjungan tersebut para pengurus bertemu dengan pengurus Yayasan sekolah, kepala sekolah, para guru, serta siswa-siswi SD dan SMP. Kegiatan berlangsung singkat sejak pagi hingga siang hari. Sejumlah kebutuhan serta potensi kerja sama lanjutan menjadi bahan pembicaraan.

SMPK Patimuan telah berdiri sejak 1976 sebagai salah satu sekolah Kristen di wilayah ini. Sementara itu sekolah dasarnya (SDK Patimuan) berdiri sejak 1996. Meski berlatar Kristen, sekolah ini cukup inklusif dengan cukup banyak siswa-siswi yang berlatar agama lain. Kedua sekolah ini berada satu kompleks dengan gereja.

Keterbatasan yang ada tidak menyurutkan siswa-siswi untuk menimba ilmu. PSMGKI Bandung melihat potensi besar ini saat mulai terlibat dalam sejumlah pelayanan di Kabupaten Cilacap. Bekerjasama dengan gereja setempat GKJ Patimuan, kerja layanan ini diharapkan membantu peningkatan layanan pendidikan di sekolah ini.

Tidak tertutup kemungkinan, untuk bekerja sama dengan lembaga pendidikan Kristen di Bandung. Bahkan dengan Universitas Kristen Maranatha sudah ada rencana untuk sejumlah bantuan,” demikian ungkap Suherman Tjandra salah seorang pengurus PSMGKI Bandung.

PSMGKI Bandung sendiri merupakan organisasi lintas gereja yang digerakkan sejumlah jemaat dari beberapa gereja di Bandung, termasuk beberapa orang aktivis dri GKI Kebonjati, GKI Guntur, GKI Pasteur, dan GKI Cibunut. Tidak hanya dengan gereja-gereja GKI, PSMGKI juga menjalin kerjasama dengan sinode gereja lain. Bahkan PSMGKI bermula dari sejumlah kerjasama yang sering dikerjakan secara ad-hoc oleh sejumlah layanan masyarakat dari tiap gereja. **arms