Suasana sejuk di Wisma Pangestu yang ada di wilayah Lebak Sinyar, Cicurug itu menjadi momen yang semakin membuat ceria sekitar 60-an anak sekolah minggu GKI Cicurug. Selama Jumat hingga Sabtu lalu (19-20/7) pelayanan anak di gereja ini menggelar retreat di wisma yang dekat lokasinya dengan Gunung Gede Pangrango dan Gunung Salak itu.

Mengambil tema Aku, Kamu dan Dia, retreat ini memang menjadi momen yang menyegarkan baik bagi tiap elemen dalam pelayanan Komisi Anak GKI Cicurug. Hal itu jelas terlihat dalam sejumlah permainan, semisal memindahkan air dengan piring atau perjalanan dengan mata tertutup.

Dalam acara yang dikemas santai serta mengungah permainan bersama, tiap anak diingatkan untuk lebih mengenal Tuhan lewat sesamanya. Kerjasama, kesediaan mengikuti petunjuk demi perjalanan bersama, serta kemampuan untuk saling berbagi menjadi hal yang berupaya ditekankan dalam retreat kali ini. Itu pula yang belakangan menjadi fokus pembinaan komisi anak GKI Cicurug.

Pelayanan Anak di GKI Cicurug memang semakin berkembang, seiring perkembangan juga yang terjadi di jemaat ini. Di wilayah Cicurug, memang gedung gereja masih terbatas jumlahnya. Sementara itu wilayah ini sekarang semakin berkembang dari masyarakat agraris menjadi masyarakat industri besar. Perusahaan industri berskala nasional cukup banyak yang hadir disini sebagai imbasnya juga banyak mendatangkan pekerja dari berbagai tempat, sehingga banyak pula keluarga baru yang tinggal di Cicurug.

Sebagaimana pernah diungkap alm. Pdt. Talsum Santosa, salah satu pengerja di era transisi gereja ini. “GKI Cicurug telah jauh berkembang dari gereja untuk beberapa keluarga Tionghoa, menjadi keluarga besar dan sudah seperti Indonesia mini dengan keragaman etnis dan budaya.

Komisi Anak jemaat ini pun menjadi salah satu ujung tombak pelayanan menyongsong perubahan yang kian pesat dialami jemaat dan masyarakat di sekitarnya. **arms

Foto: Media GKI Cicurug