Sabtu pagi (3/8) suasana di kantor kelurahan Cijawura, Buah Batu, Bandung sudah sangat ramai. Hari itu dilangsungkan sejumlah kegiatan. Ada layanan penyuluhan kesehatan, pemeriksaan dan pengobatan gratis, pembagian kaca mata, snack, pengobatan akupuntur serta konsultasi psikologis.

Rangkaian kegiatan ini merupakan kerja bersama Koramil 1809, Pemerintah Kecamatan Buah Batu, Kelurahan Cijawura, PSM GKI, GKI Sudirman dan Universitas Kristen Maranatha. Sejumlah relawan dari Jaringan Pemuda Lintas Iman (Jari Lima) dan mahasiswa-mahasiswi dari Universitas Pendidikan Indonesia yang sedang menjalankan program pengabdian masyarakat, juga turut membantu jalannya acara.

Buat kami, ini merupakan program dalam rangkaian besar Citarum Harum. Kelurahan Cijawura merupakan salah satu wilayah yang ada di dekat Sungai Citarum,” papar Danramil 1809 Kapt. Inf. Atang Suryana. “Ini bentuk pengabdian prajurit, kebetulan ada rekan-rekan yang punya niat baik bekerja sama jadi turut membantu,” lanjutnya.

Koramil 1809 yang membawahi tiga kecamatan di Bandung, yaitu Buah Batu, Rancasari dan Gedebage memiliki sejumlah wilayah yang berdekatan dengan Sungai Citarum. Sebagaimana diketahui Kodam III/Siliwangi sudah sejak beberapa waktu lalu terlibat aktif dalam upaya memulihkan kembali kelestarian sungai terbesar di Jawa Barat ini. Upaya tersebut tidak hanya berupa program langsung terkait pembersihan sungai, tapi juga pemberdayaan masyarakat di sekitarnya.

Bagi warga GKI di wilayah Bandung kerjasama dalam program ini pun sudah dimulai sejak tahun lalu. Baik berupa sosialisasi maupun dalam sejumlah kegiatan bakti sosial. Momen-momen ini juga dipakai untuk semakin melatih kecakapan dalam merespon berbagai kebutuhan lapangan yang diperlukan untuk pelayanan kemanusiaan.

Seperti sekarang, kita juga melatih diri untuk bisa membuat dapur umum,” ungkap Yavet Sulle Konda, salah seorang pengurus di PSM GKI. “Harapannya ke depan kita semakin tanggap jika ada kebutuhan untuk hal itu.

BACA JUGA  [Merdeka dari Kebencian]: Cerita Citra diantar ke Gereja

Kolaborasi kali ini dinilainya sangat baik, mengingat berbagai pihak yang terlibat bisa mengisi perannya masing-masing. “Ke depannya kita bisa mengajak semakin banyak rekanan untuk terlibat membantu,” lanjut Yavet. **arms