Melalui ibadah dalam berbagai genre musik yang beragam, kita akan belajar menghayati bahwa musik juga mempunyai peran dalam perjumpaan dengan Kristus,” demikian ajak pemimpin ibadah saat memulai kebaktian di GKI Bekasi Timur hari Minggu lalu (8/9).

Kebaktian itu memulai empat seri minggu ibadah Bulan Musik di GKI Bekasi Timur. Genre yang diambil dalam kebaktian minggu ini adalah musik keroncong. Musik yang berakar dari akulturasi budaya Portugis dengan beragam interaksi di wilayah Nusantara itu, memang punya warna tersendiri.

Alat musik yang dipakai untuk memainkan keroncong umumnya berasal dari Barat. Kita melihat ada gitar, cello, biola, ukulele serta berbagai varian petik dan ritmis lain. Sebagaimana kita ketahui, bentuk awal musik ini memang berasal dari pengiring moresco tarian khas Iberia. Pengaruhnya dibawa oleh para peniaga Portugis saat memasuki India dan Malaka, kemudian menjadi sangat populer di kepulauan Maluku.

Namun, dalam perkembangannya musik ini justru dimainkan dengan improvisasi pandangan bermusik Nusantara. Alat musik seperti gendang dan seruling ditambahkan masuk di dalamnya. Demikian pula, cara bermain alat musik itu tidak lagi sendiri, namun difungsikan seperti orang memainkan orkestrasi gamelan. Walhasil kita pun melihat paduan yang unik, alat musik barat berakulturasi dengan semangat nusantara. Musik ritmis, dengan suara penyanyinya mendayu-dayu dengan keluk-keluk yang tidak mudah.

Bagi GKI Bekasi Timur semangat seperti ini pun dapat dihayati dalam konteks bermusik untuk memuji Tuhan dalam jemaat. Paduan beragam interaksi itu mencontohkan bagaimana gereja di masa kini terus berkembang dan beradaptasi.

Selain itu, syair lagu dalam nuansa keroncong memang jadi terdengar jelas, sehingga memungkinkan kita menyelami kata per katanya. Misalnya saja saat jemaat menyanyikan lagu pembuka Bila Kulihat Bintang Gemerlapan (KJ No 64), atau lagu selepas pengakuan dosa Sering Kutanya Pada Diriku (PKJ No 201). Meski nuansanya agak berbeda dengan langgam biasanya, namun syairnya tedengar jelas sekali. Ini sinambung dengan tema khusus kebaktian kali ini Aku Akan Menyanyi dan Memuji dengan Rohku, dan Akal Budiku.

Yang jelas beragam penghayatan itu akan terus dicobagumuli jemaat GKI Bekasi Timur sepanjang bulan ini. Dimana nuansa musik country, dangdut dan gospel song akan dipakai di tiga minggu mendatang. **arms

Foto: Iis Gonawan