Ding ding dong, ding ding dong, lonceng berbunyi…

Terjemahan lepas dari lagu Natal populer Jingle Bells itu dibawakan oleh anak-anak dari kelas pratama dengan gerakan yang unik. Itu merupakan satu dari beragam lagu Natal yang dibawakan dalam format mini-choir atau vocal grup dalam momen perayaan kali ini. Grup yang menyanyikan pun berbeda tingkatan usia.

Inilah yang menjadi warna ceria Sabtu sore (7/12) di GKI Pekanbaru. Di gedung gereja yang terletak di wilayah Jalan Tanjung Datuk No. 250 Kota Pekanbaru ini, Natal Anak menjadi momen kebersamaan yang seru. Tidak hanya bagi anak, tapi juga guru sekolah minggu dan para orang tua.

Tema Gift to you menjadi pemaknaan tersendiri dari perayaan Natal Anak ini. Natal dipandang sebagai kado terindah yang diterima dengan sukacita oleh siapa saja. Dampak Natal ini memberikan kesukaan yang begitu berpengaruh bagi kehidupan tiap kita. Terlepas dari usia, maupun hal yang kita gumuli dalam hidup.

Sukacita itulah yang dikemas dalam ragam tampilan lagu-lagu Natal kali ini. Paduan suara anak memang mungkin masih memiliki keterbatasan dari segi teknis tampilan. Namun, semangat sukacita mereka adalah hal yang memunculkan potensi besar.

Lily Marliana, salah satu pelatih untuk kelompok grup anak, meyakini lewat penghayatan anak-anak akan keceriaan lagu Natal, spirit Natal dapat dirasakan dalam suasana ceria dan kebersamaan. Ini juga menjadi momen yang baik mengasah potensi anak.

Ini kalau boleh dibilang sangat mendasar,” ungkap Lily, “Ruth Krehbiel Jacobs, salah seorang pelatih paduan suara ternama pernah bilang faktor terbesar dalam tiap situasi adalah potensi dan kebanyakan orang tidak menyadari potensi besar paduan suara anak bagi anak-anak, bagi gereja dan bagi masa depan.

BACA JUGA  Natal dan Pemberian

GKI Pekanbaru agaknya menyadari potensi itu. Sedari dini anak dilibatkan dalam mewartakan kasih Allah lewat lagu dan paduan suara. Bagi jemaat yang tergabung dalam klasis Priangan ini pelayanan yang mempersiapkan generasi masa depan adalah fokus yang perlu terus diperhatikan. Memasuki masa pelayanan yang sudah cukup panjang– jemaat ini genap berusia 14 tahun di Oktober lalu – GKI Pekanbaru perlu terus mengasah diri demi memunculkan potensi ini. **arms