Badan pekerja majelis sinode wilayah (BPMSW) GKI SW Jawa Barat menyampaikan video beri pesan pastoral di tengah sejumlah perkembangan yang ada, terkait penularan virus Covid-19, atau virus Corona varian baru. Pesan itu disampaikan bersama-sama oleh Sekretaris Umum Pdt. Cordelia Gunawan, Sekretaris 1 Pdt. Darwin Darmawan dan Sekretaris 2 Pdt. Natanael Setiadi.

Sebagaimana diketahui, WHO telah menetapkan Covid-19 ini sebagai pandemi global. Demikian pula, secara nasional BNPB telah menetapkan masa darurat bencana wabah penyakit akibat virus Corona di Indonesia. Hal ini tentu perlu menjadi perhatian semua pihak, termasuk warga gereja.

BPMSW GKI SW Jawa Barat, selepas berdiskusi dengan rekan medis dari UKRIDA, meyakini kita bersama perlu terlibat dalam langkah yang tepat, cepat dan sehat demi menanggulangi wabah virus ini. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan cara membatasi pertemuan yang memuat banyak kontak fisik. Sehingga penyebaran penyakit dapat dicegah, serta fasilitas medis dapat dipakai maksimal untuk mereka yang terpapar atau menjadi suspect.

BPMSW menyadari betul, dalam kasus ini, sebagai gereja kita perlu memberi tempat yang tepat pada masukan dari dunia medis. Dengan segala pertimbangan yang ada BPMSW GKI SW Jawa Barat menyampaikan beberapa arahan berikut:

  1. BPMSW GKI SW Jawa Barat memutuskan untuk mengalihkan kebaktian minggu pada tanggal 22 & 29 Maret menjadi kebaktian-kebaktian yang diakses secara online melalui situs-situs yang akan diberitahukan lebih lanjut.
  2. Kebaktian peneguhan penatua juga ditunda dalam waktu yang akan ditentukan bersama-sama.
  3. Pertukaran pelayanan pendeta di minggu kelima Maret ditiadakan. Rekan-rekan pendeta juga dimohon untuk membatasi membatasi kegiatan pelayanan di luar kota. Kegiatan pelayanan di luar kota dimohon untuk ditunda untuk selanjutnya ditentukan kembali.
  4. Bersama ini juga dihimbau agar kegiatan-kegiatan gereja di luar kebaktian Minggu ditiadakan. Hanya kebaktian peneguhan pemberkatan pernikahan dan kebaktian kedukaan tetap dilayankan dengan protokol yang nanti akan disiapkan dan dikirimkan secara tertulis.
  5. Kegiatan memperhatikan di antara jemaat, tentu saja harus tetap menjadi perhatian bersama, namun harus diperhatikan untuk benar-benar mengurangi kontak fisik. Sehingga dapat dipikirkan cara dengan memberikan perhatian lewat chat, video call atau sarana lain.

Di tengah situasi yang mungkin semakin sulit seperti sekarang, di mana sebagian jemaat juga sudah merasakan imbasnya, kita perlu tetap saling mendoakan dan saling mendukung sehingga hal yang mungkin sulit ini bisa kita atasi bersama-sama.

BPMSW GKI SW Jawa Barat menyadari bahwa keputusan ini mungkin tidak bisa memuaskan semua orang. Namun, dalam memutuskan hal ini BPMSW sudah mempertimbangkan banyak aspek dan informasi valid. Hal yang juga penting ditekankan adalah sebagai gereja kita mau bersama-sama mendukung pemerintah, sebagai satu bangsa, untuk mengatasi wabah virus ini.

Author

  • SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.