SELISIP.com – Yayasan Mardiko yang didirikan oleh tiga orang anggota GKI seperti Ir. Y. Secakusuma, Dr. Daud Palilu dan Dr. Wirakotan pada 1979 ternyata punya misi menularkan wawasan kebangsaan di lingkup gereja.

Pada perkembangannya, spirit edukasi kebangsaan ini tidak dilepaskan dari peran almarhum Pdt. Eka Darmaputera. Dialah motor penggerak yang ketika itu punya cita-cita membuat lembaga sekelas Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) yang tadinya akan diberikan nama Lembaga TB. Simatupang.

“Pemakaian nama ini sudah mendapat ijin istri mendiang tokoh pemikir Kristen itu. Sayang setelah Pdt. Eka Darmaputera tiada, semangat itupun sempat kandas di tengah jalan,” ungkap Dr. Wirakotan dalam sebuah FGD yang diselenggarakan Yayasan Mardiko di GKI Maulana Yusuf, Bandung pada Senin, (26/9).

Setelah sempat mengalami kevakuman kegiatan, kini Yayasan Mardiko ingin kembali bangkit. Kini sedang dirancang visi dan misi menuju tahun 2045 yakni kala nanti Indonesia sudah genap berusia 100 tahun. Semoga ini akan menjadi titik balik mengejar kembali apa yang sudah dicita-citakan oleh para pendirinya.

*disarikan dari majalah selisip edisi Oktober-Desember 2014 disambung dengan liputan dalam FGD Yayasan Mardiko, di GKI Maulana Yusuf pada Senin, (26/9).

Author

  • SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.