Ceritanya bintang laut, ikan berduri, kuda laut dan banyak spesies laut lainnya sedang merayakan Natal. Ada satu dua makhluk yang lupa berkostum, tapi semua yang hadir tetap ceria. Ada kuis beserta doorprize, yang kadang salah dijawab oleh peserta.

Lebih aneh binatang bebek, lehernya pendek, kakinya pendek,” kidung salah seorang peserta dengan kesalahan yang lumayan mencolok. Tapi kesalahan-kesalahan tadi tidak jadi masalah, justru membuat perayaan Natal semakin seru.

Itulah gambaran singkat keceriaan perayaan Natal Anak 20116, di GKI Gatot Subroto, Bandung. Sekitar enampuluhan anak beserta orang tua dan saudara mereka turut berbagi momen yang dilangsungkan di gedung kebaktian GKI Gatot Subroto pada pagi hari Minggu (18/12).

Mengambil tema Allah yang Mendekat, Natal kali ini memang sengaja mengambil setting bawah laut. Menghayati bahwa kelahiran Kristus adalah anugerah bagi sekalian alam, kanak-kanak ini pun berkostum hewan bawah-laut sembari mereka menampilkan performanya.

gatsu-4

Gereja yang ada di bilangan wilayah Binong, Bandung ini tidak terlalu besar. Jumlah jemaat dari anak sampai dewasa baru sekitar 300-an. Hal tersebut justru membuat keceriaan berbagi momen seperti ini dihayati dengan solid oleh segenap jemaat. Orang tua, pemuda dan remaja semuanya berkontribusi dalam penyelenggaraan acara.

SELISIP menjumpai pasangan suami-istri Eko dan Reni yang keduanya juga menjadi Guru Sekolah Minggu bersama delapan rekannya yang lain. Mereka menceritakan persiapan penyelenggaraan acara.

Persiapannya sih sudah sejak Oktober, tapi kalau kostum-kostumnya, baru dua minggu lalu,” ungkap Reni. Sementara Eko, yang juga menjadi pemandu acara pada perayaan kali ini, mengaku senang sekali Natal Anak bisa memberi wadah bagi anak-anak sekaligus seluruh keluarganya terjalin dalam persaudaraan yang solid.

Merayakan Natal Anak bagi gereja nampaknya memberi nuansa tersendiri. Ada kebanggaan sekaligus harapan setiap kali jemaat melihat keceriaan dan kepolosan yang ditampilkan anak-anak ini. Ada harapan komunal bahwa di masa yang akan datang, dengan tantangannya sendiri, anak-anak ini akan menjadi orang-orang yang meneruskan kiprah gereja.

Marlina, majelis pendamping Komisi Anak GKI Gatot Subroto, berharap momen-momen seperti ini dapat membekas bagi kanak-kanak. Menjadi sesuatu yang dikenang dan menginspirasi kelak saat mereka dewasa dan menjalankan pelayanan.

Jemaat tentu mengamini agar momen Natal di bawah Laut kali ini bisa jadi satu pemantik kesan dari serangkaian momen-momen dalam pembinaan anak di gereja. Menyadarkan bahwa Allah yang dipuja generasi demi generasi hadir dan dekat dengan umat-Nya. Juga menjadi pendorong untuk karya bagi dunia. **arms

Author

  • SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.