Nilai-nilai Kristiani yang dikembangkan BPK Penabur itu nilai-nilai yang universal, sesuai dengan semangat kebangsaan pula,” demikian komentar Robert Robianto, ketua umum Yayasan BPK Penabur dalam sebuah wawancara menyongsong hari ulang tahun ke-67 yayasan pendidikan Kristen di bawah naungan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat ini.

Robert menekankan bahwa nilai-nilai seperti tidak memikirkan diri sendiri, sadar akan lingkungan, karakter yang baik, serta banyak nilai lain yang dikembangkan adalah hal yang terus dicoba hidupi sepanjang perjalanan karya pendidikan BPK Penabur. Ia berharap momen ulang tahun ke-67 ini dirayakan dengan kesadaran untuk terus mengupayakan nilai-nilai tersebut.

Memasuki usianya yang baru di awal Agustus ini, beragam kegiatan dilakukan untuk merefleksikan perjalanan panjang BPK Penabur. Mengambil tema Harmoni Dalam Keberagaman, berbagai sekolah yang ada di 15 kota ini masing-masing mencoba berpartisipasi merayakannya.

BPK Penabur Jakarta misalnya, melakukan serangkaian kegiatan seperti apresiasi kepada para siswa berprestasi dan karyawan, peluncuran buku dan festival paduan suara.

Apresiasi diberikan kepada 40 siswa berprestasi dan Satya Karya, yaitu penghargaan kepada 98 orang karyawan yang telah mengabdi selama 10 tahun atau lebih di BPK Penabur Jakarta. Penghargaan juga diberikan kepada sekolah-sekolah di tiap jenjang yang ada sebagai sekolah terbaik dalam mengaplikasikan Kaizen.

Selama 67 tahun, kami berharap BPK Penabur akan berjalan semakin baik dengan pengalaman yang dimiliki, akan menjadi rumah nyaman bagi orang berkarya dan bekerja di BPK Penabur,” kata Ketua BPK Penabur Jakarta, Adri Lazuardi, Jumat (28/7). Dalam acara tersebut turut hadir Pengurus Yayasan dan Pengurus Harian BPK Penabur, Sinode Gereja Kristen Indonesia (GKI), UKRIDA dan perwakilan Lembaga Alkitab Indonesia (LAI).

Bersamaan dengan momen penghargaan itu, juga diadakan peluncuran dua buku Cerita Karakter. Buku pertama berisikan 67 cerita bertemakan karakter yang ditulis oleh orang tua murid jenjang TK dan dilengkapi dengan gambar yang diwarnai oleh anak-anak mereka.

Sementara itu, buku kedua berisikan 67 cerita bertema karakter yang ditulis oleh orang tua dan anak di jenjang SD (25 cerita), SMP (25 cerita) dan SLTA (17 cerita). Buku yang akan ada di perpustakaan sekolah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik dan orang tua dalam membentuk karakter anak-anak.

Di hari yang sama berlangsung pula penutupan Best Students Choir Festival (BSCF) yaitu Festival Paduan Suara yang diselenggarakan BPK Penabur Jakarta, yang diselenggarakan sejak 25-27 Juli 2017 dan diikuti 2.407 peserta didik. Melalui BSCF 2017, peserta terbaik akan mengikuti Penabur International Choir Festival (PICF) 2017 yang akan diselenggarakan 5-9 September 2017.

Deputi Direktur Pelaksana BPK Penabur Jakarta, Elika Dwi Murwani menegaskan BPK Penabur akan terus berkomitmen untuk secara konsisten mengembangkan sistem pendidikan yang menyeluruh demi perkembangan peserta didik agar memiliki dasar-dasar iman kristiani yang kuat, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi yang handal serta berjiwa melayani terhadap sesamanya. Elika menilai tantangan untuk hal mengembangkan hal tersebut akan semakin besar.

Senanda dengan itu Robert Robianto kembali mengingatkan sebenarnya banyak potensi besar yang Tuhan sudah tunjukkan lewat pelayanan BPK Penabur. Tanggung jawab untuk mengembangkannya merupakan amanah juga untuk kemajuan bangsa ini. **arms

Foto: Martina Rosa Dwi Lestari; youtube BPK Penabur Jakarta.

Author

  • SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.