Angka dua belas memang memiliki keunikan tersendiri. Dalam beberapa bahasa angka ini sering jadi batas akhir hitungan dengan satu kata, yang bukan kata bentukan (seperti ‘twelve’ di Bahasa Inggris atau ‘zwolf’ dalam Jerman). Di sejumlah agama berlatar Abrahimik angka ini juga mengandung makna tertentu.

Saat membaca keseluruhan Alkitab kita akan menemukan angka 12 digunakan di lebih dari 180 bagian dalam kitab suci Alkitab. Jumlah dua belas nampaknya sering dijadikan simbol tertentu. Dalam banyak kasus, angka ini sering diasosiasikan sebagai jumlah kelengkapan, kesempurnaan dan otoritas. Angka 12 muncul dalam Kitab Wahyu 22 kali, khususnya terkait ilustrasi Yerusalem Baru.

Berikut didaftarkan sejumlah penggunaan angka 12 yang sering kita ketahui dalam kitab suci.

  1. Ada 12 suku di Israel dan ini melambangkan kelengkapan bangsa Israel. Yakub memiliki 12 anak laki-laki yang merupakan kepala atau ayah dari masing-masing dari 12 suku Israel, dengan anak-anaknya seolah sebagai ‘pangeran’ yang memerintah satu bangsa. Dalam ibadat signifikansi keduabelasan ini dilambangkan dengan hiasan pada jubah di bagian dada imam besar umat Israel. Dimana ada 12 batu berharga yang tertanam di dalamnya.
  2. Yesus memilih 12 murid yang kemudian menjadi 12 rasul, tampaknya sesuai dengan konteks penggunaan angka 12 di tempat lain di Alkitab. Karena jumlah ini juga menandakan pemerintahan atau otoritas pemerintahan. Makna itu pun tetap digunakan, sehingga para murid tetap mempertahankan jumlah keduabelasan tim mereka dengan mengganti Yudas, sang pengkhianat dengan Matias (Kisah Para Rasul 1: 23-26).
  3. Ada 12 nabi kecil di dalam Perjanjian Lama. Mereka disebut kecil, bukan karena mereka kurang penting daripada nabi besar, namun karena ukuran kitabnya jauh lebih kecil.
  4. Ada 12 kitab sejarah dalam Alkitab: Yosua, Hakim-hakim, Rut, Sam, Sam, 1 Raja-raja, 2 Raja-raja, 1 Tawarikh, 2 Tawarikh, Ezra, Nehemia, dan Ester.
  5. Ada 12 roti persembahan tetap di atas meja emas (Im 24: 5).
  6. Ada 12 penjelajah atau mata-mata yang dikirim ke tanah Kanaan (Bilangan 13:23).
  7. Salomo memiliki 12 administrator di kerajaannya (1 Raja-raja 4: 7).
  8. Ada 12 orang yang meletakkan 12 batu untuk membangun sebuah monumen bagi Tuhan (Yosua 4: 3).
  9. Kitab Tawarikh berisi nama 12 imam besar.
  10. Dua belas kutukan diindikasikan untuk ketidaktaatan kepada Israel (Ulangan 27).
  11. Seorang pria muda Israel mengambil 12 tahun sebelum dia bisa diterima sebagai “anak hukum”.
  12. Ada 12 pengorbanan hewan yang harus diberikan oleh umat Israel (Bilangan 7, 29).
  13. Yerusalem Baru yang turun dari surga memiliki 12 gerbang yang terbuat dari mutiara yang diawaki oleh 12 malaikat. Masing-masing gerbang diberi nama menurut salah satu dari 12 suku Israel.
  14. Dalam Wahyu 7, 12.000 orang dari 12 suku Israel akan diselamatkan di akhir zaman.
  15. Kota Baru itu memiliki panjang, lebar dan tinggi sebesar 12.000 stadia (Wahyu 21:16).
  16. Ada 12 batu mulia yang akan digunakan sebagai fondasi Yerusalem Baru (Wah 21: 19-20).
  17. Dinding kota memiliki 12 fondasi dengan nama para rasul pada masing-masing batu fondasi itu (Wahyu 21:14).
  18. Dua belas ribu orang akan diambil dari bumi untuk melayani Anak Domba Allah, Yesus Kristus (Wahyu 14: 1-5).
  19. Kata-kata pertama Yesus diucapkan pada usia 12 tahun (Lukas 2:42).
  20. Ada seorang wanita yang pernah menderita pendarahan darah selama 12 tahun sebelum disembuhkan oleh imannya pada Yesus (Lukas 8:40).

Kesimpulan
Ada banyak ayat signifikansi lain yang terkait dengan angka 12 yang terlalu banyak untuk disebutkan dalam satu artikel. Namun agaknya contoh-contoh diatas cukup untuk menyimpulkan bahwa kitab suci sering menggunakan angka ini untuk menyimbolkan hal yang merupakan wewenang memerintah, kelengkapan atau kesempurnaan, dan wewenang yang diberikan kepada manusia oleh Tuhan.

Author

  • SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.