Keceriaan mengisi dua harian acara itu. Kali ini 18 orang anggota komisi multimedia GKI Maulana Yusuf berharap mereka benar-benar bisa menikmati acara kebersamaan yang terbilang jarang mereka adakan.

Kali ini pokoknya kita mau senang-senang bersama,” tekad beberapa dari mereka dalam ucapan. Personel multimedia yang umumnya diisi kaum muda itu memilih untuk menggelar acara kebersamaan di salah satu villa di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat-Sabtu (1-2/9).

Tidak ada acara atau sesi yang terlalu banyak menyita waktu, Hanya ada sesi refleksi singkat, lalu acara permainan yang mereka percayakan untuk dibawakan oleh tim Community of Youth (COY) GKI Bandung. Selebihnya adalah obrolan penuh keakraban antar mereka di tengah kesibukan masak, bersih-bersih dan jalan-jalan santai.

Elkana, tim dari COY yang memandu games mengaku amat senang dilibatkan dalam memfasilitasi rekan-rekan komisi multimedia ini. Sebagai seorang yang beberapa kali mengerjakan tugas multimedia di gerejanya, Elkana sedikit banyak bisa merasakan rutinitas pelayanan kawan-kawan di komisi ini.

Di gereja saya sendiri, sama seperti kebanyakan GKI, tugas multimedia itu biasanya dikerjakan oleh komisi pemuda atau remaja, Tidak jadi komisi sendiri seperti di Maulana Yusuf. Makanya teman-teman disini boleh lebih bersyukur, sih… Meski saya tahu pelayanan ini boleh dibilang melelahkan,” komentar Elkana.

Hampir semua anggota tim setuju dengan komentar Elkana soal keunikan tugas tim multimedia. Pelayanan yang mengatur alat-alat audiovisual selama kebaktian memang boleh dibilang merupakan personel pelayan kebaktian yang akan lebih banyak disadari kehadirannya, justru saat terjadi kesalahan yang mengganggu.

Kalau ada slide lagu telat nampil, atau kalau sound berdenging, langsung tuh semua mata menatap kita, disorot kalau pas lagi salah. Padahal kebanyakan yang protes kan nggak tahu, seperti apa kita berjuang untuk belajar dan mengelola alat,” sambung Nadia, ketua komisi multimedia GKI Maulana Yusuf, disambut tawa rekan-rekannya.

Meski demikian, bagi komisi multimedia di gereja ini, hal tersebut bukanlah sesuatu yang harus dikeluhkan. Dalam sesi refleksi, saat menyampaikan sejumlah harapan, semua yang hadir mengamini justru dalam tuntutan pelayanan yang demikian, mereka belajar untuk tulus melayani. Mereka bahkan menjadi lebih terdorong untuk saling mendukung rekannya. Hal yang membuat komisi ini punya ikatan kekeluargaan yang kuat, juga siap membantu komisi lain. **arms

Author

  • SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.