Ini kali pertama persidangan sinode wilayah berlangsung satu hari, mungkin karena pembahasannya tidak terlalu banyak,” Pdt. Jotje Hanri Karuh berkomentar soal singkatnya Persidangan ke-75 GKI di lingkup sinode wilayah Jawa Barat. Bagi Sekretaris Umum BPMSW GKI SW Jawa Barat ini, persidangan kali ini boleh dikatakan berlangsung lancar dan efektif.

Seperti sudah diperkirakan bahasan paling lama memang soal amandemen Mukadimah dan Tata Dasar GKI, ya karena menyangkut rumusan, makna dan arti tiap peristilahan, sehingga perlu menyamakan persepsi,” tambah Pdt. Jotje. “Usulan dan keterlibatan sangat banyak, menandakan ini menjadi hal yang cukup menjadi perhatian kita bersama.

Pembahasan soal amandemen menjadi salah satu dari dua agenda utama dalam persidangan yang berlangsung Sabtu (23/9) di GKI Kebonjati Bandung itu. Selain amandemen, evaluasi terhadap Pendeta Tugas Khusus Sinode Badan Pekerja Majelis Sinode (PTKS BPMS) GKI juga menjadi bahasan yang juga cukup banyak menjadi perhatian. Agenda lainnya terkait pembahasan corporate culture GKI, isu kebangsaan, penyampaian usulan dari bidang Pusat Penelitian Data dan Informasi (PPDI) serta sejumlah warna sari.

Mengenai corporate culture GKI, persidangan telah memutuskan agar tiap klasis memfasilitasi pengenalan hal-hal yang termaktub di dalamnya, juga menunjuk dua jemaat untuk dijadikan percontohan pengenalan serta menyampaikan evaluasinya di persidangan sinode wilayah berikutnya.

Pengenalan corporate culture menjadi kebutuhan masa kini untuk ciri dan identitas GKI. Saat gereja kita kebanjiran simpatisan dan anggota. Di satu sisi ini menjadi hal yang memperkaya, namun sekaligus juga menyiratkan kebutuhan agar kita mengenali nilai budaya GKI sehingga bisa memetakan dan mengelolanya dengan baik,” papar Pdt. Jotje.

Sementara untuk isu kebangsaan, persidangan masih menilai perlu untuk menumbuhkan kesadaran lebih di tengah jemaat agar programnya tidak sekedar eventual.

Persidangan dihadiri lebih dari 200 utusan dari delapan klasis dan sejumlah badan pelayanan yang ada dalam lingkup sinode wilayah Jawa Barat. Persidangan dimulai sejak pukul 09.30 pagi dengan kebaktian pembuka yang dipimpin Pdt. Ima Simamora dan ditutup selepas pukul 19.00 dengan kebaktian penutup yang dipimpin oleh Pdt. Agnes Irmawati Sunjoto Lukardie. **arms

Author

  • SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.