Senin sore (25/11) adalah catatan baru bagi segenap warga GKI. GKI Jambi, yang merupakan binaan GKI Kanaan resmi dilembagakan. Gereja ini menjadi jemaat ke-100 dalam lingkup GKI Sinode Wilayah Jawa Barat.

Bertempat di wilayah Talang Banjar, tepatnya di Jl. Hasyim Ashari No 93-94, Rajawali, Kota Jambi, gereja ini merupakan upaya rintisan sejak 21 tahun lalu. Saat itu, majelis jemaat GKI Kanaan, Jembatan Dua, Jakarta mulai menaruh perhatian untuk membuka pelayanan di Kota Jambi. Bidang pelayanan Duta Misi Sumatera menjadi sarana perwujudan upaya tersebut. Dimulai pada kebaktian Natal 28 Desember 1998, yang sekaligus merupakan perkenalan pelayanan ini.

Di tempat yang berjuluk Kota Bertuah ini, pelayanan Duta Misi Sumatera GKI Kanaan mendapatkan respon yang baik. Karenanya pada 31 Januari 1999, dimulai kebaktian minggu pertama kali yang dilayankan oleh Pdt. Willy Berlian. Komunitas ini pun kemudian berkembang hingga menjadi bakal jemaat. Hingga akhirnya bisa dilembagakan menjadi GKI Jambi, sebagai jemaat ke-18 di GKI Klasis Priangan dan ke-100 di lingkup GKI Sinode Wilayah Jawa Barat.

Kebaktian pelembagaan ini dilayankan oleh Pdt. Untari Setyowati, wakil sekretaris umum BPMS GKI. Ia mengutip Kolose 2:6-7 dengan menekankan pesan tentang pentingnya berakar dalam Kristus. “Gereja harus eksis di tengah perubahan zaman, dengan tetap berakar dan teguh dalam iman kepada Yesus Kristus,” ungkap Pdt. Untari.

Pada kebaktian ini juga dilangsungkan peneguhan kepada 7 orang anggota majelis jemaat sulung, yang terdiri dari empat orang diaken dan tiga orang penatua. Karya pelayanan mereka bersama jemaat selepas pelembagaan ini, adalah hal yang diharapkan terus berjalan. Selamat datang dan selamat berderap bersama, GKI Jambi!

Kontributor: Pdt. Cenglyson Tjajadi & Ev. Yogi Fitra Firdaus

Author

  • SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.