Nama Bartolomeus hanya muncul empat kali dalam Perjanjian Baru. Tiga dari penyebutan itu ada dalam momen yang sama di Injil Sinoptik, yaitu saat Yesus memanggil kedua belas murid. Sementara satu momen lagi di Kisah Para Rasul menyebut nama Bartolomeus sebagai satu dari sebelas murid yang naik ke ruang atas jelang Pentakosta.

Meski demikian, para penafsir Alkitab meyakini bahwa dalam catatan Injil Yohanes, Natanael yang dikenalkan oleh Filipus pada Yesus, adalah orang yang sama dengan Bartolomeus. Hal ini beralasan, mengingat Injil Yohanes memang tidak pernah menyebut nama Bartolomeus sebagai salah satu dari dua belas murid. Namun, Yohanes selalu menyandingkan nama Natanael dengan Filipus, seperti penyebutan penulis Injil lain terhadap Bartolomeus.

Bartolomeus itu sendiri merupakan nama patronimik (berasal dari frasa Aram: Bar-Tolmai, yang berarti “anak dari Talmai”). Mirip dengan nama Bartimeus, sangat mungkin orang yang disandangkan nama seperti itu punya nama lain. Jika benar demikian, jelas bahwa nama Natanael (arti harafiah: Allah telah memberikan), adalah nama Ibrani dari Bartolomeus.

Pendapat ini memang bersesuaian dengan banyak catatan tradisional gereja. Catatan tertua dari Gereja Armenia menyebut Natanael dan Bartolomeus sebagai pribadi yang sama, yang merupakan salah satu perintis jemaat di wilayah ini bersama dengan Rasul Yudas (Tadeus). Demikian pula, St. Pantaenus (180 M) menyebut bahwa kedua nama itu memang merujuk pada satu orang. Dalam catatannya diceritakan bahwa Bartolomeus merintis penginjilan ke wilayah paling Timur hingga ke India.

Variasi narasi tentang wilayah penginjilan Bartolomeus memang sangat luas. Mulai dari wilayah sekitar pegunungan Taurus (Turki saat ini), Armenia, Mesopotamia, Persia hingga ke Kaylan di India. Agaknya sang rasul memang banyak menghabiskan waktu di berbagai wilayah Timur Yerusalem, hingga akhir hidupnya.

Hagigografi populer menyebut bahwa Bartolomeus wafat dalam kemartiran di kota Albanopolis, selepas mengkonversi penguasa Armenia bernama Polymius. Meski demikian, para ahli sejarah ada pula yang meyakini bahwa penguasa yang dimaksud adalah Polymius raja wilayah Helenis India di Kaylan.

Dalam catatan Yohanes, Bartolomeus atau Natanael disebut Yesus sebagai seorang Yahudi sejati, yang tidak memberi tempat pada kepalsuan. Tradisi gereja juga meyakini bahwa seruan Kristus bahwa ia akan melihat berbagai yang lebih besar adalah juga yang menguatkannya menjadi pembawa kabar baik untuk wilayah yang sedemikian jauh. **arms

Ilustrasi: Patung St. Bartolomeus di Basilika St. John Lateran (Fiveprime).

Author

  • SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.