Melayani dan Menghidupi Anugerah Allah adalah tema yang diangkat dalam kebaktian peneguhan Pdt. Jotje Hanri Karuh sebagai pendeta jemaat di GKI Kebonjati Bandung. Dalam khotbah yang dibawakan oleh Pdt. Omo Hasyim (GKI Cikarang) tema itu dijabarkan sebagai bentuk kesediaan hati dan rasa syukur yang menguatkan kita dalam melayani. Kebaktian peneguhan tersebut berlangsung pada Senin (27/1), bertempat di GKI Kebonjati, Bandung.

Pdt. Jotje boleh dikatakan kembali ke rumah. Demikian umumnya jemaat GKI Kebonjati berkomentar. Sebagaimana diketahui, sebelum menjadi pendeta tugas khusus di BPMSW GKI Sinode Wilayah Jawa Barat, ia memang merupakan pendeta dengan basis jemaat GKI Kebonjati. Lewat penugasan khusus selama delapan tahun, Pdt. Jotje mengemban tanggung jawab sebagai sekretaris umum BPMSW GKI SW Jawa Barat.

Dalam tingkatan praktis, tentu saja Pdt. Jotje sudah mulai kembali banyak terlibat dalam pelayanan di GKI Kebonjati sejak berakhirnya masa kepengurusan di BPMSW GKI SW Jawa Barat September lalu. Selama sekitar lima bulan ini pula, Pdt. Jotje bersama para pengerja GKI Kebonjati mulai semakin menggalakkan beberapa rintisan, terutama dalam relasi gereja dengan masyarakat dan fokus pada kaum muda.

Di sejumlah kesempatan, pendeta yang sebentar lagi akan memasuki usia ke-25 tahun kependetaannya itu memang menegaskan dua hal tadi sebagai hal yang perlu dirintis oleh jemaat GKI Kebonjati.

Jemaat ini merupakan jemaat GKI paling awal di Bandung. Juga sudah cukup dikenal sebagai gereja dengan pelayanan musik yang baik. Ke depannya kami bersama-sama sebagai pengerja sedang mengupayakan agar GKI Kebonjati juga menjadi trendsetter dalam relasi gereja dengan masyarakat serta pembinaan kaum muda,” ungkap Pdt. Jotje.

Perpindahan tugas seperti ini tentu terbilang biasa dialami oleh pendeta yang melayani, khususnya dalam lingkup organisasi GKI. Ini merupakan mekanisme organisasi untuk menjawab kebutuhan jemaat akan hadirnya pengerja untuk tugas tugas pastoral dan penggembalaan. Bagi pendeta sendiri, ini dapat dimaknai sebagai penyegaran dan refleksi iman terhadap tugas panggilannya sebagai hamba Tuhan. **arms

Foto: Lazarus P

Author

  • SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.