Kalau hari ini saya diijinkan Tuhan menerima panggilan pendeta emeritus, saya sangat yakin hanya anugerah-Nya yang menguatkan dan memampukan saya menjalani dan melayani-Nya. Dengan anugerah-Nya juga saya mau bersyukur dan menyambut masa emeritasi ini dengan sukacita. Biarlah kemuliaan hanya bagi-Nya.

Demikian Pdt. Elly Ledia Verolina Tehupeiory Budi menutup kesannya. Senin (24/2) di GKI Raya Hankam, pendeta yang baru saja mencapai usia enam puluh tahun itu memulai masa emeritanya. Kebaktian emeritasi itu dipimpin oleh Pdt. Sutrisno, dengan mengangkat tema Bersyukur atas Anugerah-Nya. Nas dari 1 Timotius 1:12 diangkat merefleksikan perjalanan panjang Pdt. Elly.

Pdt Elly diteguhkan sebagai pendeta pada 31 Oktober 1988 di GKI Bekasi Timur. Ia juga sempat selama lima tahun mengemban tugas pelayanan sebagai pendeta kampus UKRIDA. Sebelum tahun 1999 menjadi pendeta jemaat di GKI Raya Hankam.

Dalam berbagai karya pelayanan pendeta lulusan STT Jakarta tahun 1985 dikenal sebagai sosok yang tegas namun amat bersahabat. “Selama masa pelayanan beliau, banyak hal-hal luar biasa yang kami jalani bersama-sama. Kami menjadi teman sepelayanan yang memberikan ruang berdiskusi dan berkolaborasi menghadapi dinamika pelayanan di dalam jemaat,” ungkap Pnt. Pudjianto, ketua majelis jemaat GKI Raya Hankam.

Sebagai seorang pendeta, Pdt Elly terus berupaya keras bisa memenuhi kerinduan jemaat dibekali dalam pemahaman keimanan Kristen yang sejati dan mengajarkan bagaimana jemaat harus hidup merespon panggilan pelayanan bagi setiap pribadi yang ada,” lanjutnya.

Testimoni serupa juga mengalir dari rekan-rekan, kerabat serta mentor Pdt. Elly baik yang disampaikan langsung dalam kebaktian maupun yang terangkum dalam kumpulan tulisan Bersyukur atas Anugerah-Nya.

Kesan yang demikian tentulah jadi kesaksian yang baik. Emeritasi tidak berarti seseorang akan berhenti melayani sebagai pendeta, karena jabatan pendetanya berlaku seumur hidup. Bagi Pdt. Elly semua hal yang telah dilalui ini adalah wujud pernyertaan Tuhan dalam anugerah-Nya. **arms

Foto: Hubert Sirait

Author

  • SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.