Penularan Covid-19 dari manusia ke manusia dapat terjadi melalui beberapa cara. Pertama via droplet atau partikel air dari saluran pernapasan, seperti batuk dan bersin. Kedua adalah kontak dekat personal seperti menyentuh atau berjabat tangan. Ada pula karena menyentuh benda atau permukaan yang terdapat virus dan kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata sebelum mencuci tangan. Terakhir, adalah kontaminasi feses.

Demikian Dr. dr. J. Teguh Widjaja, Sp.P., FCCP menjelaskan secara detil seluk-beluk penularan virus Covid-19. Tak hanya soal penularan, praktisi medis di Immanuel Respiratory Center ini juga menjawab dan menjelaskan sejumlah isu terkait virus ini. Paparannya kerap dibumbui dengan ilustrasi yang sangat lugas serta humor yang mencairkan suasana. Meski sudah cukup senior, kuliahnya disimak dengan antusias oleh kebanyakan audiens mahasiswa.

Itulah suasana kuliah umum “Pneumonia Covid-19: Keep Calm, Stay Healthy, Be Alert”, yang digelar selama tiga hari berturut-turut dari Selasa hingga Kamis (10-13/3) di Kampus Universitas Kristen Maranatha.

Kuliah umum mengenai Pneumonia Covid-19 ini diberikan kepada seluruh civitas academica Maranatha di sembilan fakultas. Pelaksanaannya terbagi ke dalam tiga gelombang. Universitas Kristen Maranatha berharap lewat kuliah umum ini, pemahaman mengenai Covid-19 dan cara mengantisipasinya dapat diketahui oleh setiap orang.

Masyarakat, termasuk mahasiswa-mahasiswi dan para kerabatnya, diharapkan memiliki kewaspadaan yang tinggi. Namun, tidak termakan oleh banyak isu yang kurang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga menimbulkan kepanikan.

Umumnya mahasiswa kampus menilai materi ini sangat penting dalam memberikan pemahaman yang menyeluruh. Elizabeth, salah seorang mahasiswi dari Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Maranatha, mengaku sejumlah informasi dan pemahaman yang lebih mumpuni cukup banyak diperolehnya dari kuliah umum ini.

Selama ini suka searching dan diskusi soal Corona, tapi kadang ada saja info yang simpang-siur. Penjelasan Dokter Teguh tadi sangat informatif, kita jadi tahu hal-hal penting dalam mencegah dan bagaimana kalau pernah terpapar,” ungkapnya. **arms

Author

  • SELISIP berarti sisipan. Media ini meyakini kehadirannya mampu menyelisip di tengah derasnya arus informasi di masyarakat.