Natal tahun 2020 ini sungguh sangat berbeda dari Natal tahun-tahun sebelumnya. Pada saat pandemi Covid-19 membuat rangkaian persiapan perayaan dan ibadah Natal berubah drastis, sehingga tidak terlihat lagi kesibukan mempersiapkan tari-tarian dan latihan-latihan pengisi acara perayaan Natal sejak bulan Agustus. Ibadah Natal pada tahun ini seakan-akan terlihat sepi karena terbatas ruang gerak untuk berkumpul melakukan latihan. Sehingga kesibukan tahun lalu dari setiap penatalayan untuk memberikan suatu perayaan yang terbaik bagi kemuliaan nama Tuhan, menjadi hal yang dirindukan, namun sebenarnya tahun ini membuat setiap kita bertanya, apakah kesibukan tersebut untuk memberikan yang terbaik atau menunjukkan diri sebagai orang yang serba bisa? Pada akhirnya persiapan ibadah Natal 2020 dilakukan secara sederhana dengan mematuhi protokol kesehatan, namun tetap memiliki makna tentang kelahiran Yesus dalam dunia ini untuk menyelamatkan setiap manusia.

Terkadang perayaan Natal identik dengan kebersamaan keluarga, kemewahan dekorasi, kemeriahan acara perayaan sampai sibuk menyiapkan beberapa hal yang baru untuk dipakai pada saat ibadah Natal. Pertanyaannya, apa yang telah kita persiapkan dalam menyambut Natal? Menjadi pertanyaan yang mempunyai beragam jawaban dari setiap jemaat. Sebenarnya, Natal bukanlah harus penuh dengan kemewahan, keramaian dan kemeriahan, tetapi hal yang terpenting adalah persiapan hati kita dalam menyambut Yesus Kristus. Kondisi pandemi Covid-19 seharusnya membuat jemaat semakin dekat dengan Tuhan, bersyukur atas kesempatan dapat merayakan Natal dan menyalurkan kasih Kristus kepada sesama di tengah banyaknya keterbatasan yang dialami.

Setiap gereja memiliki beberapa pilihan dalam melaksanakan ibadah Natal 2020. GKI Jambi dengan banyak pertimbangan akhirnya memutuskan untuk ibadah Natal onsite dengan mematuhi protokol kesehatan yang ada. Jemaat menyambut dengan sukacita kabar tersebut, meskipun ibadah hanya terbatas bagi jenjang usia yang sudah ditentukan sesuai protokol kesehatan. Sukacita dengan penuh kerinduan dan semangat untuk beribadah Natal dinyatakan dengan pendaftaran kehadiran jemaat sebelum ibadah Natal berlangsung. Pada akhirnya, Majelis Bidang Persekutuan menentukan maksimal jumlah kehadiran agar tidak melebihi kapasitas dari ruang ibadah sehubungan dengan pelaksanaan pembatasan kehadiran menurut peraturan protokol kesehatan. Bagi yang tidak bisa mengikuti ibadah di gedung gereja dapat beribadah di rumah dengan hati yang penuh rasa syukur.

Ibadah Natal yang sederhana sudah dipersiapkan oleh Majelis Jemaat GKI Jambi dengan tidak ada tari-tarian, drama, paduan suara secara langsung, tetapi dipersiapkan rekaman persembahan pujian dari komisi-komisi. Waktu ibadah Natal yang biasanya dilaksanakan hanya satu kali pada pkl. 07.00 WIB diatur sedemikian rupa sehingga menjadi dua kali ibadah, yaitu pkl. 07.00 WIB dan 10.00 WIB. Hal ini membuat banyak persiapan yang harus dilakukan mulai dari penataan tempat duduk di ruang ibadah, alat penunjang untuk melaksanakan protokol kesehatan, multimedia sampai liturgi ibadah Natal yang dipersingkat. Tim persiapan ibadah pun bekerja keras untuk memastikan semua aspek protokol kesehatan sudah terpenuhi dengan baik. Kenyataannya, dalam pelaksanaan persiapan ada saja kendala yang dihadapi oleh GKI Jambi untuk menjalankan ibadah Natal onsite, salah satunya adalah bidang multimedia. Sumber Daya Manusia (SDM) yang masih sedikit dalam bidang multimedia, membuat tim multimedia yang ada bekerja semaksimal mungkin untuk menampilkan rekaman persembahan pujian dan jalannya ibadah dengan bantuan media Youtube agar dapat berjalan dengan baik.

Kendala dan tantangan yang ada tidak membuat tim multimedia dan tim pelaksana ibadah lainnya undur dan menyerah dalam persiapan, tetapi tetap terus semangat mau belajar hal-hal yang baru untuk mempersembahkan segala sesuatu yang terbaik bagi kemuliaan nama Allah. Jemaat pun mau belajar untuk beradaptasi dengan keadaan ibadah yang tidak seperti tahun-tahun sebelumnya dan mau semakin menjalani kehidupan dengan selalu bersyukur, berharap, serta setia kepada Tuhan, memancarkan kasih kepada sesama.

Selamat menyambut Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Kiranya dalam segala persiapan menyambut Natal 2020 selalu ada rasa syukur di tengah keterbatasan dan tantangan yang dihadapi. Kasih dan pertolongan Allah akan selalu kita rasakan dalam kehidupan kita. Tuhan Yesus memberkati.

Author