“Aku Sehat, Aku Bahagia…” itulah yang menjadi penghayatan dan kesaksian bagi para Seniors GKI SW Jawa Barat saat kerabat menanyakan kabar mereka. Sehat dan bahagia tentunya adalah sebuah harapan dari setiap kita yang sudah lanjut usia. Tatkala tubuh telah berkurang kekuatannya, tentu membuat para Lansia menjadi kehilangan semangat. Belum lagi dengan kondisi saat ini di mana pandemi Covid-19 belum usai. Pandemi Covid- 19 menyerang semua usia, terlebih para orangtua lanjut usia yang sangat rentan oleh virus dan berbagai penyakit. Selain itu, pandemi juga membuat ruang gerak lansia menjadi terbatas. Para lansia tidak bisa lagi terlibat dalam ibadah dan persekutuan bersama, mengalami perjumpaan yang terbatas dengan keluarga besar. Kondisi seperti ini semakin membuat lansia merasa diri tidak berharga, diabaikan, bahkan menganggap Tuhan tidak lagi mengasihi dan memelihara mereka.

Keberadaan Yayasan Panti Werda Hana dan Yayasan Griya Kesehatan Indonesia dapat dipandang sebagai perpanjangan tangan Allah yang merangkul dan mendampingi para Seniors jemaat GKI di lingkup Sinode Wilayah Jawa Barat. Hadir menjadi sahabat bagi para Seniors untuk terus bersama menghayati dan mengalami berkat pemeliharaan Allah yang tak berkesudahan. Mendampingi para Seniors untuk memperhatikan dan menjaga kesehatan. Mengajak para Seniors untuk menghayati kembali Firman Tuhan di dalam Yesaya 46: 4a, “ Sampai masa tuamu Aku tetap Dia, dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu.” Dengan demikian para Seniors semakin memahami bahwa Tuhan Allah senantiasa bersama para Seniors dan menganugerahkan kekuatan kepada mereka.

Berangkat dari panggilan menjadi sahabat bagi para Seniors untuk terus melihat pemeliharaan Tuhan, maka kedua badan pelayanan GKI Sinode Wilayah Jawa Barat ini bergandengan tangan mengadakan seminar-seminar kesehatan. Sejak September 2020, tepatnya setiap Sabtu ke-4, kegiatan Healthy and Happy Seniors mulai diadakan dan rutin dilakukan setiap sebulan sekali. Healthy and Happy Seniors adalah sebuah acara Talkshow kesehatan yang diadakan secara daring melalui Zoom Meeting dan Live Streaming Youtube pada jam 09.00-11.00 wib. Dengan media itu para Seniors dapat saling berjumpa secara virtual, mendapatkan banyak wawasan tentang kesehatan sesuai kebutuhan para Seniors yang disampaikan oleh narasumber yang mumpuni di bidangnya.

Healthy and Happy Seniors ini diawali dengan talkshow mengenai Chair Yoga. Sebuah topik yang menarik tentang Senam Yoga bagi lanjut usia. Senam yoga ini tentu berbeda dengan senam yoga pada umumnya. Bila senam yoga umumnya merupakan olah tubuh di mana setiap gerakannya bersifat akrobatik. Senam Chair Yoga memang diperuntukkan khusus bagi para orang lanjut usia. Talkshow ini disampaikan oleh Ibu Sarah Ouli Hutagalung. Beliau adalah instruktur senam yoga bagi Panti Werda Hana sejak tahun 2017. Sebelum pandemi, beliau rutin mendampingi dan melatih oma opa Panti Werda Hana melakukan aktifitas Chair Yoga. Selama masa pandemi kegiatan senam yoga di Panti Werda Hana tetap berjalan 2x seminggu melalui tayangan video. Dalam talkshow ini, para Seniors selain mendengarkan presentasi juga melakukan senam yoga bersama yang dipandu oleh Tim YPW Hana.

Healthy and Happy Seniors yang kedua diadakan pada Sabtu, 25 Oktober 2020. Pada bulan ini topik yang dibahas mengenai Gizi Sehat dan Hobby di Masa Pandemi, dengan narasumber dr. Hellen D. Santoso dan Tim YPW Hana. Sesi pertama berbicara tentang gizi sehat. Para Seniors diingatkan bahwa mereka menjadi kelompok yang paling rentan terhadap virus corona, maka perlu menjaga imunitas tubuh dengan memperhatikan kandungan asupan gizi yang dikonsumsi. Sedangkan sesi 2, Tim YPW Hana mengajak peserta melakukan keterampilan kreasi kertas Kokoru. Dengan kertas Kokoru, oma opa dapat berkreasi membuat bermacam-macam bentuk, misalnya: hewan, bunga, karakter, dan lain-lain. Kegiatan ini ditawarkan oleh YPW Hana sebagai sebuah alternatif hobby baru yang dapat dilakukan oleh para Seniors di masa pandemi. Sebagaimana Oma-Opa di Panti Werda Hana pun melakukan ketrampilan kreasi kertas Kokoru. Dalam beberapa kesempatan hasil dari ketrampilan ini pernah dijadikan souvenir atau cinderamata.

Osteoporosis dan Osteoarthritis pada Lansia serta Mengenal Lebih Jauh Demensia Alzheimer adalah topik yang dibahas pada bulan November dan Desember 2020. Kedua topik yang menarik dan sangat menambah wawasan pengetahuan kesehatan para Seniors. Topik-topik tersebut menjadi pilihan bagi YGKI dan YPW Hana karena melihat dan mengamati seseorang pada usia senja, tingkat kekuatan dan kekokohan tulang dan sendi perlahan-lahan mengalami penurunan. Selain itu, terjadinya penurunan daya ingat bagi orangtua lanjut usia tidak bisa lagi dihindari. Sehingga kedua topik ini merupakan kebutuhan bagi para Seniors. Bahkan melalui Talkshow ini para Seniors dan keluarganya ditolong untuk dapat mempersiapkan dirinya sehingga diharapkan mampu mendampingi dengan baik kelak bilamana para Seniors menghadapi masalah kesehatan terkait dengan tulang dan daya ingat. Pada kedua talkshow ini para Seniors yang mengikuti acara melalui Zoom dan Live Streaming Youtube diajak oleh TIM YPW Hana untuk melakukan senam bersama, di antaranya: senam tulang dan senam otak. Narasumber dr. Handoko, Sp.OT dan dr. Debby Amelia menjadi 2 pembicara yang sangat baik memberikan penjelasan tentang kedua topik tersebut.

Yayasan Griya Kesehatan Indonesia dan Yayasan Panti Werda Hana sangat bersyukur karena boleh dipercaya untuk berjalan bersama dengan para Seniors menjalani hidup di masa-masa yang indah. Menghayati hidup adalah anugerah dari Tuhan maka kesehatan tubuh perlu dijaga dan dipelihara. Oleh sebab itu setiap lansia kiranya menyadari bahwa memilih cara hidup sehat (healthy living) juga merupakan panggilan sebagai pengikut Tuhan yang harus terus-menerus diperjuangkan. Bila tubuh senantiasa sehat dan kuat, pasti para Seniors dapat berkarya dan memuliakan Allah. Bila hati selalu ada rasa syukur, pasti para Seniors dapat menemukan makna hidup.

Benarlah apabila tubuh dan pikiran kita saling berhubungan erat. Ketika yang satu terstimulus, yang lain pasti akan merespons. Biarlah kita senantiasa mengingat Sabda Tuhan yang berkata, “Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang,” (Amsal 17: 22). Memiliki pikiran yang positif amat sangat berdampak pada kesehatan jasmani kita. Oleh sebab itu dalam kondisi apapun, hendaklah kita tetap berkata dan meyakini, “Aku Sehat, Aku Bahagia… Terpujilah Tuhan!”

Author