MALAKA, 16 APRIL 2021

“Waktu air tiba-tiba datang, yang saya bawa hanya ijazah, patung Bunda Maria, dan anak-anak saya!”, demikian tutur seorang ibu yang kami temui di desa Beriiku, Malaka Tengah.

Puji Tuhan, semua warga kampung, termasuk anak-anak selamat. Namun untuk selanjutnya, mereka harus berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di tengah harta benda yang lenyap.

Posko Tim GKI disiapkan di dusun Kotafon, desa Beriliku dengan stok logistik berupa 4 ton beras dan kebutuhan pokok lainnya. Desa Beriliku, Fahiluka, dan Naimana merupakan daerah dataran rendah dimana penduduk memiliki sumur dangkal untuk pemenuhan kebutuhan air sehari-hari. Akibat bencana Seroja, seluruh seumur kini tertimbun lumpur sehingga penduduk sulit untuk mendapatkan air bersih.

Tim GKI menyiapkan 4 unit mesin pembersih lumpur dan sedang membagi wilayah pengerjaan bersama masyarakat untuk gotong royong bergerak secepatnya sebelum lumpur semakin mengeras.