Pandemi COVID-19 yang sudah berlangsung sejak awal 2020 sangat berdampak pada kehidupan kita semua sebagai warga negara dan dunia. Banyak saudara/i kita sebangsa yang terdampak secara ekomoni, sosial, psikis bahkan kehilangan orang-orang yang dikasihi. Umat Tuhan juga tidak luput dari pandemi ini. Hal ini membuat Majelis Jemaat harus membuat keputusan dan kebijakan untuk membantu umat yang terdampak.

Majelis Jemaat GKI Kota Wisata dalam persidangannya tanggal 21 Juni 2020 memutuskan  untuk membentuk Satgas COVID-19 yang beranggotakan 4 orang penatua. Tugas utamanya sosialisasi dan  mengawal pelaksanaan Protokol kesehatan, tracing umat yang menjadi suspect, mendampingi umat yang isoman, dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pelaporan. Nomor kontak Satgas juga dimasukkan dalam warta jemaat untuk memudahkan umat melaporkan dan berkoordinasi.

Perkembangan kasus COVID-19 sangat fluktuatif dan dinamis. Tiap hari, ada saja informasi-informasi dari Satgas Nasional COVID-19. Kita semua mengalami bagaimana Indonesia mengalami second wave peningkatan kasus di bulan Juni-Juli 2021 karena adanya varian delta yang penularannya sangat cepat dibandingkan varian-varian di awal 2020. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya umat yang melaporkan swab Ag dan atau PCR positif pada bulan Juni-Juli 2021. Menyikapi hal tersebut, BPMJ bersama satgas mengadakan rapat pada hari Selasa, 13 Juli 2021 dan memutuskan:

  1. Memperkuat Satgas COVID-19 dengan melibatkan beberapa dokter, pemerhati Kombas (Komunitas Basis) dan pihak-pihak yang dianggap perlu, sehingga menjadi 21 orang. Membaginya dalam beberapa Tim dan membuat alur koordinasi.
  2. Komisi Dewasa pada hari Kamis, 15 Juli 2021 mengadakan Webinar COVID-19 untuk memberikan edukasi dan pengetahuan kepada umat serta sosialisasi alur koordinasi. Dari webinar tersebut, satgas membuat kompilasi FAQ untuk dishare kepada umat. Satgas juga membagikannya di WAG SATGAS Covid SWJB.
  3. Menyiapkkan 2 ruko sebagai tempat isolasi mandiri (tempat tidur, oxymeter, dll) untuk umat yang bergejala ringan dan terkendala untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.
  4. Membuat WAG Dokter GKI KW yang akan memberikan pendapat dan saran yang dibutuhkan Satgas untuk menindaklanjuti masalah-masalah medis yang perlu keputusan.

Tim-tim yang dibentuk tersebut sebagai berikut:

  1. Tim Data
    • Melakukan pendataan umat yang terpapar dan progressnya.
    • Melakukan update berdasarkan informasi yang diterima.
  2. Tim Observasi
    • Melakukan observasi keadaan penderita, apakah mengalami gangguan pernafasan dan perlu bantuan oksigen atau perlu dirujuk ke RS.
    • Meminta dan menolong penderita untuk mengirimkan laporan dalam bentuk video saat memeriksa saturasi oksigen.
    • Berdasarkan observasi yang telah dilakukan, merekomendasikan Tim Obat, Tim Oksigen, Tim Transportasi-Rujukan dan Komunitas Basis untuk memberikan dukungan akan kebutuhan (obat, oksigen, informasi, bahan makanan, dll.) yang diperlukan penderita atau keluarganya.
    • Melakukan pendampingan secara online sehingga penderita tidak merasa sendiri dan mendapatkan penguatan secara psikis dan mental melalui doa bersama, renungan, dll.
  3. Tim Obat
    • Mendata, memenuhi dan mendistribusikan kebutuhan vitamin dan obat.
    • Membantu pengadaan obat yang sulit diperoleh.
  4. Tim Oksigen
    • Membantu dan menjamin ketersediaan isi ulang oksigen.
    • Melakukan pendataan peminjaman tabung oksigen.
    • Membantu penyaluran tabung oksigen.
  5. Tim Transportasi dan Rujukan
    • Membantu memberikan informasi ketersediaan dan menghubungi ambulance / transportasi berbayar ke RS.
    • Membantu mencari info ketersediaan tempat di RS.

ALUR KOORDINASI

PERKEMBANGAN KASUS

 

Kesehatian, kepercayaan, informasi, dukungan dan koordinasi sangat berperan dalam membantu umat melewati masa-masa sulit bahkan kedukaan saat terpapar COVID-19. Keberadaan WAG SATGAS Covid SWJB sangat membantu dalam berbagi informasi antara sesama jemaat GKI yang berada di berbagai daerah dengan variasi kasus dan kebijakan pimpinan daerahnya.

Demikian pengalaman yang dapat dibagikan oleh Satgas COVID-19 GKI Kota Wisata. Kiranya bisa menjadi inspirasi dan masukan bagi jemaat-jemaat GKI lain dalam penanganan pandemi ini. Kita berdoa agar pandemi ini bisa berlalu dan kita bisa survive dalam menjalani keseharian kita saat ini. Tuhan Yesus menolong kita semua.

Author