Selisip.com lahir sebagai respons gereja, khususnya GKI SW Jabar, terhadap perkembangan teknologi digital yang berpengaruh pada kelancaran dan efektivitas pelayanan serta misi gereja. Di tahun 2015, Selisip yang sebelumnya berupa lembaran sisipan dalam Warta Jemaat, yang memuat informasi dan komunikasi timbal balik ke semua lingkup di Sinwil Jabar, akhirnya bermigrasi menjadi portal digital bernama Selisip.com. Sejak saat itu, Selisip.com dikelola pihak ketiga sebagai Tim Redaksi Profesional dengan harapan content informasi dan komunikasi dalam portal Selisip.com dapat diperbarui secara berkala dan terus relevan dengan kebutuhan semua lingkup di Sinwil Jabar: BPMSW GKI SW Jabar, BPMK-BPMK, dan Jemaat-jemaat.

 

Namun pada tahun 2020, BPMSW GKI SW Jabar merasa cukup mampu mengelola secara mandiri Selisip.com. Dengan demikian, pada April 2020 pengelolaan Selisip.com tidak lagi ditangani oleh pihak ketiga. BPMSW GKI SW Jabar melalui bidang PPDI (Pusat Penelitian Data dan Informasi) berupaya melibatkan beberapa anggota jemaat GKI yang mempunyai kerinduan dan kompetensi untuk mengelola content digital Selisip.com. Lalu apa saja peluang pelayanan yang dapat dikembangkan melalui Selisip.com saat ini? Dan apa yang menjadi hambatan (baca: tantangan) dalam mengelola Selisip.com? Kiranya pemaparan ini dapat mendorong para penulis: Pendeta, Penatua, anggota jemaat dan simpatisan di lingkup GKI SW Jabar, dalam memberikan sumbangsih berupa informasi, edukasi, dan inspirasi bagi para pembaca/pengunjung Selisip.com.

 

PELUANG

Berdasarkan data yang diambil dari Google Analytics, periode 2 Agustus hingga 1 September 2021:

Total Pengunjung Pengunjung Baru Pages/Session Waktu Kunjungan (detik)
13.361 12,320 2,38 53

Selama satu bulan itu, Selisip.com dikunjungi sebanyak 13.361 pengunjung. Setiap pengunjung rata-rata membuka atau membaca 2 halaman/pageview dalam satu kali kunjungan/Session. Pengunjung rata-rata menghabiskan waktu 53 detik untuk membaca/membuka Selisip.com. Dalam jangka waktu satu bulan itu, ada sebanyak 12,320 pengunjung baru yang membaca/membuka Selisip.com. Dengan demikian, setiap tulisan yang diterbitkan dalam Selisip.com berpotensi dilihat/dibaca bahkan dijadikan referensi oleh ribuan pembaca/pengunjung. Siapa saja pembaca/pengunjung Selisip.com itu?

 

No Negara Jumlah Pengunjung
1 Indonesia 12.729
2 Malaysia 204
3 USA 119
4 Singapore 46
5 Australia 42
6 China 37
7 Belanda 24
8 Irlandia 23
9 Timor Timur 12
10 Jepang 11

Pengunjung Selisip.com berasal dari berbagai Negara. Tentu saja pengunjung dari Indonesia yang paling banyak. Untuk bulan Agustus ini saja ada 12.729 pengunjung yang berasal dari Indonesia. Selain itu ada juga pengunjung dari Malaysia, USA, Singapore, Australia, China, dll. Tabel di samping adalah 10 Negara asal pengunjung Selisip.com. Urutan tersebut hampir selalu berubah setiap bulannya, kecuali Indonesia selalu teratas. Peluang pelayanan berdasarkan tabel tersebut yaitu setiap orang dari berbagai negara dapat mengakses dan membaca tulisan dalam Selisip.com apalagi dengan bantuan alih bahasa yang disediakan Google, terjemahan, terutama dalam bahasa Inggris. Namun Selisip.com juga dapat memuat tulisan-tulisan berbahasa Mandarin yang dapat dibaca/dipahami pengunjung dari negara seperti China, Taiwan, Hongkong, Malaysia, Singapore. Bisa saja, misalnya, dalam Selisip.com disediakan rubrik khusus berbahasa Mandarin yang secara rutin diisi oleh GKI Klasis Priangan. Selain dapat dibaca oleh anggota jemaat dari GKI Klasis Priangan juga dapat dibaca oleh pengunjung dari negara pengguna bahasa Mandarin lainnya.

 

Kota Jumlah Pembaca
1 Jakarta 3.258
2 Surabaya 1.246
3 Medan 1.011
4 Makasar 612
5 Bandung 606
6 Depok 470
7 Manado 398
8 Tangerang 391
9 Pekanbaru 300
10 Semarang 251

Pengunjung Selisip.com juga berasal dari berbagai kota di Indonesia. Untuk bulan Agustus, pengunjung dari Jakarta selalu menjadi pengunjung terbanyak yaitu 3.258 pengunjung, diikuti kota-kota lainnya seperti: Surabaya, Medan, Makasar, Bandung, dll. Tabel di samping adalah 10 kota asal pengunjung Selisip.com. Urutan tersebut hampir selalu berubah setiap bulannya, kecuali Jakarta selalu teratas. Bisa jadi karena anggota jemaat GKI SW Jabar banyak terdapat di kota Jakarta. Peluang pelayanan berdasarkan tabel tersebut yaitu Selisip.com dapat memuat tulisan-tulisan yang terkait isu-isu nasional. Bukan hanya konteks kota Jakarta saja, tetapi juga konteks dan situasi kota-kota lain (setidaknya) di wilayah Jawa Barat, seperti Bandung, Depok, Tangerang, Bogor, Cirebon, dan lain-lain yang dapat menjadi perhatian dan pergumulan bersama sebagai GKI SW Jabar.

 

Usia Pengunjung
18-24 31.01%
25-34 26.18%
35-44 17.41%
45-54 16.00%
55-64 5.97%
65+ 2.38%

Dari sisi usia pengunjung, Selisip.com didominasi usia dewasa muda. Dari 13.361 pengunjung di bulan Agustus, sebesar 31% berusia 18-24 tahun dan 26% berusia 25-34 tahun. Tabel di samping merupakan gambaran pengunjung Selisip.com berdasarkan usia. Peluang pelayanan dalam Selisip.com ialah memuat tulisan-tulisan yang menyangkut persoalan dan ketertarikan kaum Dewasa-Muda, seperti: soal pendidikan atau perkuliahan, pencarian kerja, meniti karier atau usaha-bisnis, kehidupan rumah tangga muda, parenting/pola asuh anak di era digital apalagi pandemi seperti saat ini, pola hidup sehat, pengelolaan keuangan, bahkan hingga tempat-tempat kuliner dan nongkrong anak muda dewasa. Tanpa mengesampingkan topik-topik yang dibutuhkan, juga oleh pembaca/pengunjung berusia tua bahkan lansia. Selain itu, pembahasan mengenai kesetaraan gender, emansipasi wanita, dan terkait inspirasi/edukasi/informasi seputar kaum wanita dapat menjadi peluang pelayanan dalam Selisip.com mengingat 62% pembaca/pengunjung didominasi oleh kaum wanita. Tentu saja tanpa mengesampingkan kebutuhan para pembaca/pengunjung kaum pria.

 

Perangkat Kunjungan
Mobile 11.606
Desktop 3.128
Tablet 204
Total 14.938

Peluang yang lainnya ialah Selisip.com dapat diakses dengan mudah melalui berbagai perangkat media. Mayoritas pembaca/pengunjung Selisip.com mengakses melalui media Mobile/Handphone, disamping perangkat desktop/PC dan tablet. Dengan demikian, para pembaca/pengunjung dapat dengan mudah mengakses dan membaca setiap tulisan yang dimuat dalam Selisip.com dengan berbagai rubrik yang ada di dalamnya, seperti Berita, Liputan Khusus (Lipsus), Pastoral, Sosok, Opini, Kebaktian, Update Covid-19, Katalog Usaha Jemaat, Youth Action, Pojok Sinode, Trivia, Event, dan SBSnet.

 

TANTANGAN

Semenjak Selisip.com dikelola secara mandiri oleh BPMSW GKI SW Jabar melalui bidang PPDI dan beberapa anggota jemaat GKI, maka rubrik Berita, Liputan Khusus (Lipsus), Youth Action, Event, sangat berkurang untuk dimuat dalam Selisip.com. Hal tersebut dapat dipahami mengingat tidak ada lagi tenaga khusus wartawan Selisip.com yang meliput peristiwa-peristiwa penting atau melakukan wawancara kepada tokoh-tokoh senior di lingkup GKI Sinwil Jabar. Selain itu, makin sedikitnya kontributor atau para penulis yang bersedia “mempersembahkan” tulisannya melalui Selisip.com, baik itu dalam rubrik Pastoral, Sosok, Opini, dan lain-lain. Selisip.com perlu menyampaikan rasa terima kasih kepada Pdt. Albertus M. Patty yang setia setiap minggu mempersembahkan tulisan-tulisannya dalam Selisip.com. Lebih daripada itu, perlu kesediaan dan kerelaan kita bersama untuk berbagi informasi, edukasi, dan inspirasi seputar kegiatan di lingkup jemaat, klasis, dan Sinode Wilayah Jabar. Agar misi yang diemban Selisip.com dapat terwujud, yaitu:

  • Menyampaikan informasi dan komunikasi timbal balik dari dan ke semua lingkup di Sinwil Jabar,
  • Sarana pastoral dan edukasi warga GKI Sinwil Jabar,
  • Referensi warga GKI dalam menggali pemikiran para pendeta senior dan tokoh GKI.
  • Wadah warga GKI mengembangkan pengetahuan dan keterampilan jurnalistik.

 

PENUTUP

Tanpa kepedulian dan kontribusi kita bersama maka keberlangsungan Selisip.com akan sulit dipertahankan apalagi dikembangkan. Padahal ada peluang besar menjadikan Selisip.com sebagai media online Gereja Kristen Indonesia Sinode Wilayah Jawa Barat (GKI SW Jabar) untuk mewujudkan sekaligus menceritakan karya kasih Tuhan bagi gereja dan masyarakat. Untuk itu, cara hidup jemaat mula-mula yang dikisahkan dalam Kitab Kisah Para Rasul 4:32-37 perlu diterapkan dalam mengelola dan menjaga kelangsungan Selisip.com. Jemaat mula-mula memiliki cara unik dalam kehidupan bersama yaitu berbagi makanan, harta benda, dan segala kepunyaan mereka sebagai bentuk kepedulian dan kasih satu dengan yang lain. Mereka menerapkan slogan “Sharing is Caring”. Berbagi menunjukkan kepedulian pada orang lain. Berbagi karena peduli dan mengasihi. Tentu dalam konteks Selisip.com, “Sharing is Caring” perlu diterapkan, namun bukan soal membagi makanan atau harta benda dan segala yang dimiliki. Melainkan berbagi pemikiran, ide, gagasan, dan waktu untuk menulis tulisan yang informatif, edukatif, dan inspiratif. Berbagi tulisan itulah wujud kepedulian dan kasih kepada pembaca/pengunjung Selisip.com yang berasal dari berbagai negara, berbagai kota, berbagai usia, pria dan wanita, dengan segala perangkat media yang dipergunakannya.

 

Salah satu usul konkret yang dapat dilakukan yaitu setiap lingkup di GKI SW Jabar, baik BPMSW, BPMK, MJ-MJ, dapat memberikan informasi dan komunikasi terkait rencana kegiatan yang akan dilakukan dan laporan singkat berisi event-event yang sudah dilaksanakan secara rutin atau berkala kepada Tim Selisip.com sehingga dapat saling memperkaya kehidupan bergereja di lingkup GKI SW Jabar. Selain itu, para Pendeta, penatua, anggota jemaat dapat didorong untuk menyampaikan opini-opini seputar kehidupan gereja dan pelayanan sehingga Selisip.com menjadi media kesaksian bagi banyak orang. Dan pada akhirnya, nama Tuhan senantiasa dimuliakan melalui Selisip.com.

Author