Selama ini kita mungkin tidak terlalu menyadari bahwa dalam pelayanan kita bersama, banyak jemaat di GKI Sinwil Jabar sudah memulai melakukan pelayanan kesehatan. Sekarang ini ada 18 klinik di lingkup GKI Sinwil Jabar. Pada tanggal 10 Desember 2021, YGKI mengadakan acara Webinar bertajuk: Klinik yang Bertumbuh dalam Pelayanannya. Acara ini dibuka dengan doa oleh Pdt. Ferdi Suleeman dan dihadiri oleh 88 orang. Melalui acara ini YGKI bermaksud untuk menyediakan sarana bagi Majelis Jemaat-Majelis Jemaat dan Klinik-klinik untuk saling sharing dan belajar, sehingga klinik-klinik yang ada dapat saling mengetahui dan belajar satu sama lain.

 

Webinar diawali dengan sharing dari Klinik Pratama Griya Kasih Indah (GKI Gading Indah)

drg. Liesje Veronica menceritakan mengenai keberadaan Klinik Pratama Griya Kasih Indah. Klinik Gading Indah mengawali pelayanannya di tahun 2013 dan sekarang Klinik ini sudah mempunyai banyak pelayanan bahkan dapat dikatakan fungsi klinik ini sudah seperti Rumah Sakit mini. Klinik ini memiliki dokter-dokter spesialis, memiliki ambulance bahkan seperti kita ketahui klinik ini aktif bekerjasama mendukung vaksinasi Covid. Sejak tahun 2015, Klinik Pratama Griya Kasih Indah sudah menerima pasien BPJS.

 

Sharing kedua diceritakan oleh Pdt. Ferdi Suleeman mengenai Klinik Utama Mediko (GKI Bekasi Timur). Pelayanan Kesehatan di GKI Bekasi Timur, sudah berdiri sejak tahun 1970, namun saat itu pelayanan kesehatan kurang berkembang dan kurang banyak pasien yang berkunjung ke sana. Akhirnya pelayanan kesehatan tersebut tidak berlanjut. Pada tahun 2004 dalam HUT GKI Bektim, berdirilah klinik Mediko (saya mengobati) yang dimaksud  untuk memberi layanan kesehatan yang baik dengan biaya murah bagi warga gereja dan masyarakat sekitar. Sekarang Mediko sudah menjadi Klinik Pratama tentu saja ini berimbas dengan semakin berkembangnya pelayanan kesehatan yang dapat dilakukan. Ada masalah-masalah yang dihadapi oleh Klinik Mediko terkait dengan pandemi, namun Klinik Mediko sudah membuka kembali pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Klinik Mediko dalam waktu dekat akan menjadi Klinik Utama yang berarti klinik ini dapat secara legal membuka pelayanan oleh dokter spesialis.

 

Sharing ketiga dibawakan oleh Ibu Melina Sudarma mengenai Klinik Pratama Tanah Tinggi atau Klinik Griya Kasih Insani (GKI Gunung Sahari). Poliklinik Tanah Tinggi dimulai dengan pelayanan kesehatan tahun 1970 untuk diakonia dan masyarakat di belakang gereja namun dengan semakin berkembang, dipindahkan ke tanah tinggi dan diresmikan tahun 1978.  Sekarang ini Klinik Griya Kasih Insani juga mendukung pemerintah melakukan program vaksinasi. Pelayanan kesehatan bagi masyarakat sudah beroperasi seperti biasa.

Webinar yang berlangsung sekitar 2 jam ini diakhiri dengan Tips dari Pnt. Felix yang merupakan salah satu penatua pendamping GKI Gading Indah yang mendampingi Klinik Pratama Griya Kasih Indah. Salah satu tips yang dibagikan oleh Pnt. Felix adalah hal yang menurutnya sederhana yang bisa dilakukan. Beliau memberikan perhatian dengan ikut hadir setiap pagi di klinik. Dukungan Majelis Jemaat terhadap poliklinik-nya merupakan salah satu faktor penentu dalam kita melakukan dengan optimal pelayanan kesehatan sebagai upaya kita meneruskan kasih Tuhan. Pdt. Suta Prawira menutup seluruh rangkaian Webinar dengan doa.

 

Melalui webinar ini, kita mellihat lagi bahwa selama ini sudah banyak jemaat yang melakukan pelayanan kesehatan. Perjalanan pelayanan ini juga mengalami naik turun. Pandemi bahkan menjadi tantangan tersendiri bagi poliklinik-poliklinik untuk tetap bertahan dan bagaimana di tengah keadaan yang sulit ini, gereja tetap bisa juga meneruskan kasih Tuhan melalui keberadaan poliklinik-poliklinik. Kiranya melalui acara yang digagas oleh YGKI ini, kita semakin tercerahkan bahwa setiap poliklinik pasti menghadapi tantangan tersendiri namun semangat kebersamaan mendorong setiap poliklinik dan Majelis Jemaat untuk tetap berupaya dan melakukan yang terbaik. Sebagai satu Tubuh Kristus, pelayanan ini juga adalah pelayanan kita bersama. Dengan demikian dukungan MJ, Klasis, Sinode Wilayah dan badan pelayanan lainnya merupakan sebuah kekuatan besar untuk mendukung GKI agar dapat berpartisipasi  dengan optimal melalui keberadaan dan pengadaan klinik sebagai wujud GKI Sinwil Jabar berbagi kasih bagi sesama.