Usia lanjut adalah fase kehidupan manusia yang sangat perlu mendapat perhatian khusus. Mengapa? Karena menurut American Lung Association (ALA), orang dewasa yang lebih tua berpotensi lebih tinggi terkena penyakit. Seiring bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh juga semakin melemah. Akibatnya, kemampuan tubuh dalam melawan bakteri atau virus juga menurun.

 

Salah satu penyakit yang tidak boleh dianggap remeh yang dialami pada usia lanjut adalah Infeksi Paru, atau biasa disebut dengan istilah Pneumonia. Penyakit ini menular dan disebabkan oleh berbagai kuman, mulai dari bakteri, virus dan jamur. Saat kuman masuk ke dalam saluran pernapasan, kuman ini dapat menyebabkan infeksi yang berdampak pada peradangan paru-paru. Peradangan itu akan terjadi pada bagian kantung udara atau alveoli yang menyebabkan alveoli dipenuhi cairan atau nanah. Pneumonia menunjukkan gejala di antaranya, batuk kering dan berdahak, kesulitan bernafas, demam, sakit dada, bahkan lansia juga akan mengalami penurunan nafsu makan, kebingungan, dan menggigau.

 

Ketika ada lanjut usia yang mengalami gejala-gejala tersebut maka mereka perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut seperti; pemeriksaan darah, pemeriksaan radiologi, dan pemeriksaan status Vitamin D dalam darah. Kemudian setelah itu dokter spesialis akan memberikan obat-obatan untuk dikonsumsi. Apakah Pneumonia ini bisa dicegah? Ya! Tentu saja lansia harus menerapkan pola hidup sehat, seperti; berjemur, berolahraga, mengkonsumsi makanan yang sehat, mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, dan melakukan vaksinasi (Influenza dan Pneumonia).

 

Informasi seputar Pneumonia ini adalah point-point utama yang disampaikan oleh dr. Marshell Tendean, SpPD. dalam webinar kesehatan yang diadakan oleh Yayasan Panti Werda Hana dan RS. UKRIDA, pada Sabtu 11 Desember 2021 yang lalu. Sebagai sebuah badan pelayanan yang concern dalam melayani para Senior/ Lansia/ Usinda GKI di lingkup Sinode Wilayah Jawa Barat, YPW Hana menyambut dengan sukacita pelayanan bersama RS. UKRIDA ini. Mengapa? Kita tahu bahwa selama ini UKRIDA-Universitas Kristen Krida Wacana, hadir sebagai lembaga pendidikan dalam wujud Fakultas Kedokteran UKRIDA. Dan dalam perjalanannya, Fak. Kedokteran UKRIDA bertekad untuk mengembangkan diri menjadi Rumah Sakit. Sejak 12 Desember 2020 RS. UKRIDA telah hadir di tengah-tengah masyarakat untuk melayani dengan sungguh-sungguh, termasuk melayani para lanjut usia yang adalah bagian dari masyarakat.

 

Webinar Kesehatan “Infeksi Paru Pada Usia Senja” yang diadakan secara live melalui Zoom dan channel Youtube diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi para senior. Topik yang diangkat oleh YPW Hana dan RS. UKRIDA sangat penting dan menarik. Animo para lansia yang mengikuti webinar ini cukup baik. Pesertanya bukan hanya berasal dari jemaat GKI saja, tetapi juga beberapa berasal dari gereja Katolik, Yayasan Kasih Manula “Dorkas” di Cimahi, dan Gereja Kristus. Para peserta juga cukup aktif memberikan pertanyaan-pertanyaan seputar Pneumonia sehingga diskusi dan tanya jawab tidak membosankan, ditambah dalam webinar ini, RS. UKRIDA dan YPW Hana mengadakan doorprize yang membuat acara semakin menarik. RS. UKRIDA menyediakan 2 free vaksinasi Influenza (salah satu vaksin yang diperlukan oleh lansia dalam langkah pencegahan dan pengobatan atas infeksi paru), sedangkan YPW Hana menyediakan doorprize berupa: 2 box Masker Caremax dan 2 Kartu Flazz BCA masing-masing dengan saldo Rp. 500.000,- .

 

YPW Hana dan RS. UKRIDA sangat bersyukur boleh dipakai Tuhan untuk menjadi saluran berkat bagi para lanjut usia melalui webinar ini. YPW Hana dalam hal ini terus menyadari dan menghayati panggilan pelayanan mereka adalah untuk menolong, merawat, dan mendampingi  para lansia dalam menjaga kesehatan mereka. Begitu pula dengan RS. UKRIDA, semakin menghayati kehadirannya untuk berkarya bagi lansia secara khusus, dan masyarakat secara umum. Seperti slogannya, “Healing With Care, Caring With Heart” (Mengobati dengan kasih, merawat dengan hati). Mari kita terus dukung dan doakan YPW Hana dan RS. UKRIDA agar senantiasa teguh dan setia menjadi perpanjangan tangan Tuhan dalam melayani lansia sehingga lansia tetap sehat, enerjik, segar, dan bahagia di masa tua mereka. Sebagaimana yang dikatakan oleh Pemazmur, dalam Mazmur 92: 15-16: Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar, untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia gunung batuku dan tidak ada kecurangan pada-Nya.

 

Author